Ternyata istilah rambut adalah mahkota bagi seorang wanita memang benar adanya. Selama ini Bulan menyembunyikan mahkotanya di balik hijab. Hijab itulah yang membuat Bulan terlihat anggun, teduh dan kalem. Hingga sedikitpun tidak pernah terbesit dibenak Erik membayangkan hal-hal mesum bersama Bulan.
Jangan membayangkan hal mesum, berniat mesum saja tidak pernah. Ciuman kemarin bahkan hanya didasari perasaan sayang dan gemas karna tingkah Bulan, bukan karna nafsu.
Namun kini ketika dihadapkan dengan penampilan Bupan tanpa memakai hijab, pikiran Erik seketika berubah 180 derajat. Otaknya mendadak kotor. Tanpa harus membayangkan, kegiatan mesum bersama Bulan muncul begitu saja tanpa di minta.
Beberapa kali Erik menyebut istighfar dalam hati dan sesekali mengalihkan pandangan ke arah lain, walaupun pada akhirnya masih sering menatap Bulan. Rasanya pemandangan indah itu sangat sayang untuk di lewatkan.
Tidak hanya pikiran, mata dan hati yang mendadak tidak bisa dikondisikan ketika melihat indahnya ciptaan Tuhan. Sesuatu yang sembunyi dibalik kain mulai meronta dengan sendirinya. Tentu itu bukan keinginan Erik. Apalagi dalam keadaan Bulan sedang berduka atas musibah yang menimpa Bapaknya. Rasanya terlalu kejam jika Erik mengambil kesempatan untuk sekedar kenikmatan sesaat.
"Tahan Erik, tahan!" Gumam Erik pelan. Dia sampai menepuk-nepuk pipinya, setidaknya agar sadar dan bisa menahan diri.
"Kamu kenapa Mas?" Kening Bulan berkerut menatap Erik. Tadi dia sempat melihat Erik menepuk-nepuk wajahnya sendiri.
Erik mendongak menatap Bupan yang berdiri di depannya. Kecantikan Bulan semakin nyata dan terpancar di lihat dari dekat, membuat Erik jadi salah tingkah.
"Kenapa katanya? Harusnya aku yang bertanya seperti itu. Dia kenapa buka hijab, ingin menggoaku atau menyerahkan diri?" Gumam Erik yang hanya bisa di ucapkan dalam hati.
"Tadi ada nyamuk di pipi." Jawab Erik bohong.
Bulan sedikit bingung meski akhirnya mengangguk. Sebab di kamar ini sangat jarang ada nyamuk.
"Mas Erik be…
Sinar Rembulan
Bab 37
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments
Iin Yuliana
ᥲᥙ𝗍᥆ sᥱmᥲᥣᥲm gk ᑲs 𝗍іძᥙr kᥲmᥙ rіᥴ... ᥲძᥲ ᥡg һᥲrᥙs ძі ȷіᥒᥲkkᥲᥒ 𝗍⍴ ᑲᥙkᥲᥒ ᑲ᥆m🤣🤣sᥲᑲᥲr rіᥴ ⍴ᥱᥣᥲᥒ 𝗍⍴ ⍴ᥲs𝗍і ᥡg ⍴ᥒ𝗍g kᥲmᥙ ᑲᥒr² mᥲᥙ mᥱm⍴ᥱrȷᥙᥲᥒgkᥲᥒ rᥙmᥲһ 𝗍ᥲᥒggᥲ mᥙ ⍴ᥲs𝗍і ᥒᥒ𝗍 ᑲᥱrһᥲsіᥣ mᥱᥣᥙᥣᥙһkᥲᥒ һᥲ𝗍і ᑲᥙᥣᥲᥒ sᥱ⍴ᥱᥒᥙһᥒᥡᥲ.... 𝗍і⍴іs² ძᥣᥙ ᥣᥲһһ ⍴ᥱᥣᥙk, ᥒᥒ𝗍 ⍴ᥱᥒіᥒgkᥲ𝗍ᥲᥒ kіssіᥒg 𝗍rᥙᥙᥙᥙᥙss ᥡᥲᥲ g𝗍ᥙ dehh😂😂😂
sᥱmᥲᥒgᥲ𝗍 Eric💪kᥲmᥙ ძі sᥙ⍴⍴᥆r𝗍 ᥱmᥲk² rᥱᥲძᥱrs ᥣ᥆һһ ❤❤❤
2025-01-13
0
Wiwie
istri u cantik kan Rik tnpa hijab?
skrg u ga relakan Bulan g pke hijab ddpan laki" lain krna Bulan lbih cantik tidak berhijab.mkanya sblum nolak dbuka lbat mtanya blum ap" udah dtolak skrg g rela kan bagi" 🤣🤣
bner Mbul krjain saja Erik biar kpnasan 😆
2025-01-13
2
Kotin Rahman
wkwkwkkk kmu kok jail bnget to Bulan udh tahu suami lagi ngorek" soal cwok lain Mlah kmu kompori untung gak mleduk tuh denger bnyak cwok yg lihat rambutmu 😄😄😄😄😄
Erik otw bucin tuh stelah lihat wajah cantik Bulan tnpa hijab.....mkanya jngan main" kmu Rik bisa" di tgal kabur Bulan tahu rasa kmuu 🤗🤗🤗🤗🤗
2025-01-13
0