"Mbul, kamu di panggil Pak Andra ke ruangannya." Ujar Putri sambil berjalan ke arah meja ku dengan membawa setumpuk dokumen di tangannya.
"Pak Andra butuh apa Put?"
Putri mengangkat kedua bahunya tanda tidak tau. "Pak Andra tidak bilang apa-apa, cuma nyuruh aku panggilin kamu. Barusan aku baru saja minta tanda tangan Pak Andra." Jelas putri sembari menunjukkan dokumen yang di peluk.
"Sana gih, takut ada yang penting. Mau nyatain cinta mungkin." Ujar Putri sambil terkekeh.
Aku memukul pelan lengannya. "Jangan bicara sembarangan, kalau ada yang mengadukan ke tunangannya Pak Andra, bisa kena masalah aku." Omel ku.
"Ya ampun, aku sampai lupa kalau Pak Andra punya tunangan dan kamu sudah punya suami. Salah siapa kalian terlihat serasi kalau sedang berdua. Sudah ah, aku mau lanjut kerja. Kamu jangan lupa langsung ke ruangan Pak Andra, nanti aku yang kena marah kalau kamu datangnya lama." Putri berlalu ke meja kerjanya yang hanya berjarak 2 meja dari mejaku.
Aku mengetuk pintu ruang kerja Pak Andra dan bergegas masuk setelah mendapat jawaban. Pemilik ruangan tersenyum tipis saat melihatku masuk.
"Ada yang bisa saya bantu Pak?"
"Duduk dulu Bulan." Titahnya. Aku mengangguk dan duduk di depan meja kerja Pak Andra. Ekspresi wajah Pak Andra mengukir senyum, namun berkharisma dan berwibawa. Dia cukup ramah dengan kami, para bawahannya. Jabatannya yang lebih tinggi dari kami, tidak membuat Pak Andra merasa berkuasa. Dia memperlakukan bawahannya dengan baik. Mungkin itu yang membuat pemilik perusahaan selalu menaikan jabatan Pak Andra. Rekan kerjanya pun tidak ada yang keberatan karna memang sangat berdedikasi pada perusahaan.
"Saya ada janji dengan perusahaan arsitektur yang akan men design tower 2. Seharusnya pergi dengan Pak Edward, tapi beliau ada kepentingan pribadi. Kamu bisa temani saya?" Tanyanya.
"Harus saya ya Pak?" Bukannya ingin membantah, tapi aku merasa menemani Pak Andra bertemu orang-orang penting itu bukan tugas ku.
"Kamu ada pekerjaan mendesak?" Tanyanya lagi.
"…
Sinar Rembulan
Bab 18
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments
Ais
Hei laki songong kamu itu bebal ya bin aneh bin plinplan bin sok berwibawa kamu tega sm bulan demi untuk ttp menunjukkan diri kamu yg baik dimata ortu dan keluarga bulan kamu smp rela menjadikan bulan tumbal dlm rumah tangga kamu seolah olah bulanlah yg tidak menginginkan rumah tangga kmu dan bulan berjalan seiasekata seirama please rik jng ke manusia munafik kasihailah diri kamu sblm nanti keburukan kamu yg msh menjalin hubungan zina sm celine ini terungkap sm kekasih gelap kamu ini
2024-12-23
5
Ayna Adam
Aduh Erik meskipun Bulan istri sah km,gak seharusnya pegang² seenaknya sendiri
Putusin dulu tuh pacar km yg bar² dan gtw sopan santun itu
Dan kasih kejelasan tentang hubungan rumah tanggamu pada Bulan
Biar Bulan tidak merasa digantung tentang hubungan pernikahan yg terlihat harmonis di depan keluarga
Padahal lihat Bulan jalan sama Pak Andra mulai cemburu tuh,masih aja gmw ngaku klo udah ada rasa sama Bulan 😌
2024-12-23
2
Opi Sofiyanti
erik tuh sadar g sih kl dia udh ada rasa ama bulan??... aku pikir pacar nya tuh gmnaaa gtu, ampe erik pertahanin... g tau nya g jauh dr rubah betina jg...
2024-12-23
4