Pagi ini Mama memutuskan pulang setelah 9 hari menginap di rumah. Mas Erik sudah memanaskan mobil karna akan mengantar Mama pulang. Sebenarnya aku ada janji dengan teman kantor, tapi harus di batalkan karna tidak mungkin membiarkan Mas Erik sendirian mengantar Mama, sedangkan aku malah pergi dengan orang lain. Walaupun Mama mungkin tidak akan mempersalahkan hal itu, aku tetap tidak enak hati.
Satu persatu aku menuruni anak tangga. Tadi aku sudah mengetuk pintu kamar yang ditempati Mama dan tidak ada jawaban. Begitu di cek, kamar sudah kosong.
"Katanya minta di tungguin, kok malah duluan." Gumam ku lirih.
Aku memelankan langkah ketika samar-samar mendengar suara orang berbicara di bawah tangga.
"Apapun. Pokoknya Bibi laporkan semuanya sama saya. Memang anak itu keras kepala, sudah dicarikan yang paling baik tidak ada bersyukurnya!"
"Baik Bu."
"Ya sudah, saya pulang dulu. Titip Bulan ya Bik."
Aku menghentikan langkah ketika suara itu tidak lagi terdengar. Tak lama, Mama muncul di bawah tangga dengan ekspresi kaget saat melihat ku.
"Loh,, kamu sudah disini rupanya. Mama baru aja mau panggil kamu, tadi habis ke dapur sebentar." Senyum di bibir Mama merekah, tapi tampak gugup. Tidak perlu aku tanya kenapa karna sudah mendengar sendiri walaupun hanya sebagian saja. Yang jelas, Mama dan Bik Asih sedang membicarakan aku dan Mas Erik.
"Eh,, itu tadi Bulan ke kamar Mama tapi kosong." Aku bergegas turun menghampiri Mama.
"Maaf ya, Mama berburu ke dapur sampai lupa kasih tau kamu. Ayo ke depan, Erik sudah siapin mobilnya." Mama dengan hangat merangkul lenganku.
Sebaik itu orang tua Mas Erik. Bukan hanya Mamanya saja, tapi Papa dan Adiknya pun sama baiknya pada ku. Aku diterima penuh oleh mereka sebagai anggota keluarga baru tanpa menganggap aku orang lain yang tiba-tiba menjadi keluarga mereka. Lalu bagaimana mungkin aku tega melukai dan mematahkan harapan mereka?
Seandainya saja Mas Erik bisa menerima ku sejak awal, aku tidak perlu bersikap ketus dan menolaknya berkali-kali s…
Sinar Rembulan
Bab 24
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments
Yuliana Tunru
ayo lah bulan jgn terlalu apatis gitu coba lah beri kesempatan od erik toh selain nasalah cekine erik suami yg bertanggung jawab dan krn kalian dijodohkan pasti lah ada masa lalu dgn wanita lain apa kau lupa gmn orru kslian yg berharap hubungan kalian hingga nenua dgn lahur x cucu2 mereka pasrahjan pd pemilik hati dan kalian mmg jodoh
2024-12-29
1
Iin Yuliana
ᥱrіᥴ ᥡg kᥱsᥱძᥲk ᥲkᥙ іkᥙ𝗍 ᥒgᥱrᥲsᥲ sᥱrᥱ𝗍😳... mᥲmᥲ sᥱᥒძrі rᥲsᥲ mᥲmᥲ 𝗍іrі ᥡᥲ rіᥴ,, ძі sᥲᥣᥲһіᥒ mᥙᥣᥙ ძі sᥙძᥙ𝗍іᥒ mᥙᥣᥙ ᥙძᥲһ kᥲᥡᥲk mᥱȷᥲ 🤣🤣g⍴⍴ rіᥴ і𝗍ᥙᥒg² ᥒᥱᑲᥙs ძ᥆sᥲ smᥲᥲ ᑲᥙᥣᥲᥒ
ᥣᥲᥒȷᥙ𝗍kᥲᥒ ᥙsᥲһᥲmᥙ rіᥴ... ᥲsᥲᥣ kᥲmᥙ mmg ᥒіᥲ𝗍ᥒᥡᥲ ᑲᥱrᥙmᥲһ 𝗍ᥲᥒggᥲ ᥡg sᥱsᥙᥒggᥙһᥒᥡᥲ ᑲᥙᥣᥲᥒ ⍴s𝗍 ᥣᥙᥣᥙһ mgkᥒ ᥒᥒ𝗍 ȷძі ᑲᥙᥴіᥒ smᥲ kᥲmᥙ 🤷♀️mᥲᥒᥲ kі𝗍ᥲ 𝗍ᥲᥙ ᥡᥲ kᥲᥒᥒ
2024-12-29
0
Ayna Adam
Menunggu updatenya lagi kak 🥰
Udah greget bgt nih pingin nyubit tuh pipi Erik yg suka gedabrus kalo ngomong di depan Mamanya sendiri😀
Ayo Bulan lekas temui Ulat Keket Celine untuk mengetahui hubungan Erik dan Celine benar putus atau tidak
2024-12-30
1