Bab 29

3 minggu setelah pembahasan tentang Celine, aku tidak pernah bertanya apapun lagi pada Mas Erik. Rasanya malas saja jika nanti jawabannya selalu banyak alasan. Terkesan seperti aku yang ingin buru-buru memperjelas hubungan mereka. Seharusnya mempertemukan aku dengan Celine menjadi tugas dan tanggungjawab Mas Erik karna dia yang ingin memperbaiki hubungan kami.

Selama 3 minggu itu juga, kami tetap pisah kamar. Sesering apapun Mas Erik membujuk, aku selalu menolaknya dengan tegas. Bukan apa-apa, aku hanya sedang menghargai diri sendiri dengan tidak bertindak bodoh. karna apapun bisa terjadi jika kami tidur satu kamar, terlebih Mas Erik sedang berusaha membuatku menerimanya. Aku khawatir dia nekat melakukan sesuatu yang pada akhirnya membuatku tidak bisa mundur. Sedang fakta tentang hubungan dengan Celine belum aku ketahui langsung.

Sore setelah aku baru pulang kerja, Mas Erik tiba-tiba mengajakku pergi bertemu Celine. Malas sebenarnya, apalagi sempat berada di titik tidak mau tau lagi hubungan mereka. Sampai terbesit ingin membicarakan perceraian dengan kedua orang tuaku. Namun semua itu masih menjadi pertimbangan berat, mengingat aku akan menyakiti perasaan mereka jika semua ini terjadi.

"Nanti jaga jarak dengan Celine, jangan terlalu dekat." Kata Mas Erik mengingatkan. Dia berjalan tepat di sebelahku ketika memasuki sebuah restoran.

Aku terkekeh kecil. "Bukankah aku datang dengan pawangnya, apa mungkin dia akan lepas kendali?" Sebuah kalimat sindiran yang ternyata tepat sasaran, sampai Mas Erik menatapku tak suka.

"Masih belum percaya padaku?" Tanyanya lesu.

Percaya dia bilang? Ada saja ucapannya yang membuat mulut ini tidak tahan untuk tertawa. "Mas Erik tidak melakukan apapun, apa yang harus aku percayai?"

Dia tampak menghela nafas berat. "Kita selesaikan dulu satu persatu." Ujarnya.

"Aku bahkan tidak memulai apapun, apanya yang harus aku diselesaikan. Ini bukan tanggungjawab ku sebenarnya." Sahutku datar.

"Iya sayang, aku yang mulai. Tapi kamu harus percaya sete…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Kotin Rahman

Kotin Rahman

rasain kmu Erik kena batunya.....itu sfat asli perempuan yg kmu belain yg kmu sanjungi dan kmu puja" trnyata hnya perempuan murahan obralan bhkan tak punya hati rela melenyapkan anaknya sendiri.....piara tuh perempuan stres macan Celine 🙄🙄🙄🙄🙄

awas Bukan jngn mudah luluh bisa jdi tuh Erik udh ucip" tubuhe Celine scara mereka prnah tinggal satu atap klo prlu ngmg aja ama ortumu lan biar mereka tahu akan kondisi rmh tanggamu yg sbnere 🤭🤭🤭🤭🤭

2025-01-03

0

Ayna Adam

Ayna Adam

Tuh kan skrg kelihatan busuknya Celine
Sifatnya terlalu bar² dan terlalu emosian
Tidak mau mengalah padahal Bulan itu istri sahnya
Malah mau menyakiti Bulan,untung aja Erik gercep
Kemana aja km dulu Erik,kok bisa jatuh cinta sama Celine yg tempramental kyak gitu🤦

2025-01-03

1

Yuliana Tunru

Yuliana Tunru

celine sdh gila penuh obsesi maka x swbwsar apapun rasa suka mu od irang yg tak seiman lbh baik dilupakan toh tak jelas mau dibawa kemana ..erik benar2 ya busa2 x sampai kumpul kebo gitu

2025-01-03

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!