Bab 41

Asep tidak berbohong soal pengakuannya tentang Uminya yang sakit, hingga dia khilaf menyembunyikan sendal mahal milik Erik. Dengan tujuan agar si pemilik sendal tidak berfikir bahwa sendalnya sengaja disembunyikan untuk dicuri. Sayangnya Erik membawa pulang sebelah sendalnya yang tersisa atas saran dari Pak Ustadz yang mempunyai sholat subuh. Dan berakhirlah dengan Asep yang tertangkap basah oleh Bulan.

Sekarang pasangan suami istri itu sudah berada di rumah Asep untuk menjemput mereka. Kondisi Umi Farida cukup lemas, wajahnya pucat pasi. Umi Farida sampai harus dibopong Asep saat di bawa ke dalam mobil.

Erik meskipun sebal pada pria bernama Asep itu, dia tetap mau mengantar mereka ke rumah sakit. Tentu saja karna Bulan yang meminta. Jika Bukan karna Bulan, mana mungkin dia mau berbaik hati pada pada orang asing. Terlebih orang itu sudah berbuat buruk padanya.

"Neng Bulan, terimakasih sudah menolong Umi. Maaf jadi merepotkan." Umi Farida bicara sangat pelan, seolah-olah hanya itu tenaga yang tersisa untuk bicara.

Bulan menoleh, menatap Umi Farida bersama Asep yang duduk di belakang. Tubuh lemas Umi Farida bersandar di bahu Asep.

"Sama sekali tidak merepotkan, Umi. Semoga setelah ini Umi cepat sehat." Ujar Bulan lembut.

Mobil yang dikemudikan Erik berhenti di rumah sakit yang sama dengan tempat mertuanya di rawat. Bulan sengaja memilih rumah sakit ini supaya bisa sekalian menemani Bapaknya.

Umi Farida segera dilarikan ke UGD lantaran pingsan di tengah perjalanan. Lagi-lagi Erik kembali membantunya. Dia meskipun kesal tapi langsung mengurus administrasi rumah sakit untuk Umi Farida. Tadinya Bulan sudah menyodorkan kartu atm pribadi miliknya, tapi dikembalikan oleh Erik dan diganti dengan kartu atmnya.

"Mkasih Mas, jadi menyusahkan Mas Erik, padahal aku yang ingin membantu Umi." Ucap Bulan. Kali ini Erik cukup lega mendengar Bulan bicara, sebab tidak ada kata-kata pedas dan tajam di dalamnya. Naba bicaranya juga cukup lembut.

"Hanya makasih?" Erik menaikan sebelah alis…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

enur .⚘🍀

enur .⚘🍀

Erik kalo nolong tuh jan nanggung dan harus ikhlas ,, nanti kamu punya nilai plus di mata Bulan ,, siapa tau dengan begitu Bulan dengan suka rela memberikan hak mu ..uhuukh 🤭🤣( walau itu masih jauuuuh sekali ) 😂

2025-01-17

2

Iin Yuliana

Iin Yuliana

ᥴіᥡᥱᥱᥱᥱ... ᥣᥲᥒȷᥙ𝗍𝗍𝗍 ᥙsᥲһᥲ ᥒᥡᥲ ᥡᥲ rіᥴ 🤭sᥲᑲᥲrr rіᥴ ᑲᥙᥣᥲᥒ і𝗍ᥙ sᑲᥒrᥒᥡᥲ sძһ mᥲᥙ 𝗍⍴ mᥲsіһ ᥲძᥲ sᥱძіkі𝗍 𝗍rᥲᥙmᥲ ძᥲᥒ ძіᥲ ȷg gᥲძіs ᑲᥲіk² ȷძіі ᥡᥲᥲᥲᥲ mᥲᥣᥙ² mᥱ᥆ᥒg ᥣᥲһһ m᥆s᥆ ძіᥲ mᥲіᥒ ᥒᥡ᥆s᥆r 😍😍😍ძі gᥲss kᥱᥒᥒ ᥣᥲһһ ᥙsᥲһᥲᥒᥡᥲ... sᥱmᥲᥒgᥲ𝗍 💪💪💪

2025-01-17

0

Ayna Adam

Ayna Adam

Semangat ya Erik buat meluluhkan hatinya Bulan dan mendapatkan cintanya Bulan serta kesucian nya Bulan🤭

2025-01-17

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!