Jam menunjukkan pukul setengah 6 sore ketika mobil yang dikemudikan Pak Andra berhenti di depan rumah Mas Erik. Aku merapikan barang bawaan sebelum turun dari mobil. Pak Andra juga ikut turun dan membuka pintu belakang. Dia mengambil 2 paper bag berisi oleh-oleh makanan khas kota Bogor dan diberikan padaku.
Saat di toko oleh-oleh, aku sudah menolak agar Pak Andra tidak perlu repot-repot membelikan oleh-oleh untukku. Tapi Pak Andra memaksa dan tidak membiarkan aku menolak pemberiannya. Makanan yang aku ambil bahkan berniat di bayar juga oleh Pak Andra, tapi aku mengancam akan pulang menggunakan taksi jika Pak Andra tetap memaksa membayar belanjaan ku.
"Terimakasih banyak Pak Andra."
Pak Andra mengangguk. "Jangn sungkan, nanti kita jadi canggung. Saya pulang dulu."
Aku melempar tersenyum tipis. "Hati-hati di jalan Pak."
Pria tinggi itu mengangguk sekali lagi dan ikut melempar senyum sebelum masuk ke dalam mobilnya. Aku bergegas membuka gerbang dan masuk ke dalam rumah setelah mobil Pak Andra menjauh.
Aku melihat mobil yang biasa di pakai Mas Erik sudah terparkir di garasi. Rasanya sedikit aneh melihat sore-sore begini Mas Erik sudah ada di rumah. Biasanya paling cepat Mas Erik pulang pukul 8 malam. Entah memang dari perusahaannya pulang malam, atau dia pergi dulu menemui kekasihnya.
Pintu utama sudah terbuka sejak tadi, aku masuk dan langsung menutup pintu karna hari semakin gelap. Apalagi cuacanya mendung. Langit menjadi lebih gelap dari biasanya.
"Kamu hanya janji-janji saja tapi sampai sekarang belum ada usaha untuk menceraikan istri mu itu!"
Aku menghentikan langkah begitu mendengar suara yang sedang merajuk. Aku tidak asing dengan suara itu karna 2 kali pernah mendengarnya. Siapa lagi kalau bukan suara Celine, kekasih Mas Erik.
"Sayang, tidak semudah itu aku menceriakan Bulan. Kami belum genap 3 bulan menikah, keluarga ku tidak akan membiarkan itu terjadi."
Suara Mas Erik yang sedang membujuk kekasihnya dengan suara lembut membuatku ingin muntah mendengarnya.
"La…
Sinar Rembulan
Bab 14
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments
Amel_
aku suka sosok bulan tegas dan memegang harga dirinya , jadi perempuan mmg harus begitu ttp jaga hati kamu bulan, biarkan Erik jatuh dan mengejar kamu sampe nyungsep dulu baru kamu akan sedikit buka hati kamu buat dia
2024-12-19
2
Rini
jgn sampe menyesal Erik , dikira bulan nga laku apa
2024-12-19
1
Eka ELissa
ya biarinn lah jatuh cinta Erik nya wong ma bini Sndiri kmu kn orang luar ya kluar aj yg jauh jgn coba msuk dgn akal bulus mu itu Erik aj bodoh dgn kepolosan mu pdhl kmu itu suhu licik keong beracun tau ../Awkward//Awkward//Awkward//Awkward/
2024-12-19
1