Bab 40

Pagi ini Erik sholat subuh di mesjid tanpa disuruh oleh Bulan. Dia memakai sarung dan baju koko milik Bapak mertuanya. Jika sudah seperti itu, penampilan Erik seperti ustadz muda keluaran dari pondok pesantren. Apalagi wajahnya sangat mendukung, good looking dan terlihat baik. Wajar kalau saudara-saudara Bulan kerap kali mengatakan kalau Bulan beruntung dinikahi oleh Erik. Tampan dan kaya menjadi tolak ukur keberuntungan bagi mereka.

Langit masih gelap ketika Bulan keluar rumah setelah sholat subuh. Dia mengambil sapu untuk menyapu halaman rumah yang mulai di penuhi dedaunan dari pohon mangga di depan rumah. 2 hari Ibunya tidak pulang, rumah ini belum sempat dibersihkan.

"Assalamu'alaikum,,"

"Waalaikumsalam,," Bulan menghentikan aktivitasnya setelah menjawab salam dari Erik yang baru pulang dari mesjid. Pria itu berhenti di depan Bulan, otomatis Bulan mengulurkan tangan untuk mencium punggung tangan suaminya. Anggap saja Bulan sedang menambah pahala pagi ini.

Awalnya Erik terlihat bingung, tapi Bulan lebih dulu meraih tangan dan mendapatkan kecupan di punggung tangan Erik. Seketika senyum tertahan terbit di bibir Erik. Dia menahan diri untuk tidak menangkup wajah Bulan dan mencium keningnya seperti kebanyakan suami mencium istrinya.

Erik takut mendapat amukan dari Bulan jika tiba-tiba mencium keningnya. Walaupun Bulan semakin pasrah dan luluh, Erik cukup paham seperti apa istrinya. Suasana hati Bulan sangat sulit ditebak. Memang Bulan hampir tidak pernah marah dengan berteriak, tapi setiap Erik salah bicara atau melakukan sesuatu yang tidak Bulan sukai, ada saja kata-kata pedas yang keluar dari mulut Bulan dan membuat Erik merasa tertampar. Jadi lebih baik Erik tidak membuat gara-gara.

"Loh,, sendalnya kok cuma satu Mas? Satunya kemana?"

Awalnya Bulan ingin lanjut menyapu, tapi saat menunjukkan pandangan, dia malah salfok dengan kaki Erik. Kaki kanannya memakai sendal, sedangkan sebelah kiri tanpa alas kaki.

Erik menggaruk-garuk tengkuknya. Dia tersenyum kaku. "Hila…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Sugianto

Sugianto

tambahi merica mbul kalo ngomong biar ada sengaknya🤭 kalo orang yg wes lope2 kagak bakalan marah,,, palingan ngedumel dan ngetawain kamu,,,aku juga gitu,,kalo lagi jengkel biyuh nih mulut langsung jadi mulut mode ustadzah,,,ceramah tapi ditambahi bon cabe,,ujung2nya tuh suami aku jawabnya,,,udah capek belum🤣🤣🤣🤣

2025-01-16

0

Wiwie

Wiwie

makanya Rik jan berdebat sama Bulan kalah telakkan kamu 🤣🤣.
Asep tau aja sandal mahal ngambilnya cma 1 lgi 😆
kalau ambil sepasang kan ga perlu nyari lagi Sep langsung bwa pulang 😄
ggal Rik 😀
kalau mau nyium tuh ddalem rumah jan dluar jdi g ggal 😁

2025-01-16

1

Ayna Adam

Ayna Adam

Sandalnya hilang Bulan ,di curi sama tuyul sandal🤭
Kalo suamiku plng dari shalat Jumat nyeker,Krn sandalnya Hilang 😂
Padahal sandal jepit😌

2025-01-16

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!