Praaangg!!!
Gelas yang dibawa Audrey jatuh dari nampan dan hancur berkeping-keping. Dia tidak sengaja menabrak punggung Lucas saat akan pergi dari sana. Audrey terlalu gugup dan takut, dia buru-buru dan berakhir dengan kekacauan.
"Maaf Tuan, aku tidak sengaja, sungguh. Aku minta maaf." Audrey tidak berani mengangkat wajah, melihat tubuh tegap Lucas saja sudah membuat Audrey gemetar ketakutan.
"A-aku,, aku akan membereskannya." Audrey tergagap. Dia berjongkok guna memunguti serpihan kaca di lantai.
Audrey bisa merasakan orang-orang menatapnya. Dia menyesal karna ceroboh.
Lucas menunduk, tangannya terulur dan mencengkram dagu Audrey agar mendongak.
"Cepat bereskan kekacauan ini dan pergi sejauh mungkin. Jika aku masih melihatmu berkeliaran di Ballroom, akan ku buat kau menyesal!"
Lucas berbisik tapi penuh penekanan. Ancamannya terdengar tidak main-main. Mata tajam itu menakutkan, Audrey kehilangan nyalinya. Dia sudah kalah sebelum perang. Bahkan hanya dengan cengkraman di dagu dan ancaman dari Lucas, Audrey bisa membayangkan akan sehancur apa hidupnya jika berani ber main-main dengan Lucas.
"Baik, baik. Aku akan pergi secepatnya. Terimakasih sudah mengampuniku." Audrey gemetar, matanya berkaca-kaca menahan tangis.
Begitu Lucas melepaskannya, Audrey buru-buru membereskan kekacauan itu dan keluar dari ballroom.
"Aku lebih baik dijual pada rentenir." Gumam Audrey.
Sudah Launching novel barunya, jangan lupa Mampir ya,, 🥰
Sinar Rembulan
Mengandung Benih Mafia
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments
Sri Rahayu
uda mampir di MENGANDUNG BENIH MAFIA...ditunggu lanjutan nya Thorr 😘😘😘
2025-03-16
1
Sugiharti Rusli
oh ada yang baru lagi rupanya yah
2025-03-16
1
RosMa🌹🌹🌹
kirain ada bonus chapter Bulan
2025-03-16
1