"Masuk yuk, ada tamu datang." ajaknya ke ruangan staf. Hasna menurut lalu duduk, disana banyak staf sekitar empat orang. Tamu ada di balai tempat pertemuan sekitar dua orang.
"Ada apa Siska?" tanya Hasna saat duduk di kursi, dia menatap Siska dengan penuh selidik. Ada banyak staf kenapa dia dipanggil? Pikirnya.
Siska adalah adik kelas Hasna saat sekolah dulu, dia masuk di kantor desa karena kakaknya. Hasna menunggu Siska menjawab karena dia yang mengajak Hasna masuk ke dalam ruangan staf.
"Tolong buatkan kopi hitam dua untuk tamu Hasna." Ujar Siska santai, dia duduk di kursi tempat kerjanya berniat ngerumpi kembali. Saat Siska hendak buka suara, Hasna langsung menyela.
"Saya belum resmi bekerja disini Siska, kan ada kamu." Jawab Hasna santai, meski banyak orang tapi dia menganggap biasa saja.
"Hasna teman sekolah kamu ya Sis?" Tanya sang kakak namanya Sari. Siska mengangguk tanpa berniat menjawab.
"Oh, tolong buatkan kopi dua ya Hasna. Karena kami kedatangan tamu." Ucap Sari ramah. Hasna menatap Sari datar, lalu dia menatap ke staf yang lain.
"Ya Allah... Siska, dari tadi kamu disuruh bikin kopi belum jadi juga. Sana buat." Perintah staf tertua, mau tidak mau Siska melangkah dengan menghentakkan kaki membuat kopi dengan terpaksa.
"Kamu mau kerja disini Hasna?" Tanyanya pada Hasna dengan ramah. Hasna hanya mengangguk saja. "Sebagai apa?" Tanyanya lagi.
"Bendahara Mbak, dia yang mau gantikan pak Miftah." Jawab Sari cepat. Dia gak suka dengan orang baru yang tentu saja akan menjadi saingannya.
"Oh, apa bisa kamu jadi bendahara Hasna? Itu susah loh!" Ujar staf kantor tertua namanya Mbak Maria. Sari tersenyum sinis, mereka gak suka kalau ada staf baru lagi.
"Siapa jadi bendahara baru?" Sahut Hari keras sambil ngeledek. Dari tadi diam-diam memperhatikan. Sekarang menyahut pura-pura bertanya.
Hasna diam saja, dia tidak suka menyahut ketika ada orang-orang yang sengaja menyudutkannya. Dia akan membuktikan bahwa dia BISA.
"Paling juga gak bisa! Belum ada loh yang b…
Gadis Pejuang Keluarga
BAB 23
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 51 Episodes
Comments
Reogkhentir
Tampa sadar sebenarnya mengerjakan pekerjaan orang orang yang ada dikantor desa itu, sungguh biadab sekali orang orang itu senang sekali memeras keringat orang lain.
2025-01-11
2