"Ayah, aku sudah minta izin di kantor untuk pergi ke Kota P. Ayah mau ikut?" tanya Hasna duduk di sofa ruang tamu bersama ayah Ahmad.
"Ayah merasa kurang sehat nak, gimana kalau kita berobat dulu." jawab Ayah mengeluh pada putri keduanya.
"Ayah sakit? Sakit apa ayah?" tanyanya khawatir, meski tidak nampak tapi pertanyaannya membuat ayah yakin jika putrinya mengkhawatirkannya.
"Hanya capek biasa nak, perut ayah kadang panas dan jantung ayah berdetak kencang." jawab ayah jujur, ayah selalu diam pada isterinya berbeda jika sama anaknya.
"Kalau begitu besok kita ke Puskesmas untuk periksa ayah." ujar Hasna yakin, dia bangkit menyiapkan berkas yang diperlukan di Puskesmas.
"Hasna sudah tanya teman Hasna disana, Hasna akan siapkan semua berkasnya. Ayah tinggal ikut saja!" imbuhnya semangat mengajak ayah berobat demi kebaikan ayah.
"Iya nak." jawab Ayah singkat. Sebenarnya ayah Ahmad merasa kurang enak badan sejak menikah dengan isteri barunya ~ Mami Titik.
"Mungkin ayah terlalu lelah disini, terlalu kerja berat sehingga banyak keluhan ayah. Dulu ayah selalu baik-baik saja." batin Hasna saat dia berada di kamar hendak shalat isya.
Usai sholat, tidak lupa Hasna mendoakan kedua orang tuanya, dirinya, dan kedua saudaranya. Mami Titik dan kedua saudara tirinya ~ skip.
Paginya usai sarapan, Hasna menemani ayah berobat ke Puskesmas. "Maaf kak, sebaiknya bawa ayahnya ke rumah sakit kota. Karena disini peralatan tidak lengkap! Jika di Puskesmas, hanya bisa memeriksa sekedarnya, bagus jika dilakuka rontgen." jelas perawatnya.
"Kalau mau saya akan buatkan rujukannya kak supaya mudah." imbuhnya sambil menulis. Hasna diam saja mencerna setiap ucapan Perawat tersebut. Usai dibuatkan rujukan, Hasna menerimanya lalu pulang.
"Bagaimana kata perawatnya nak?" tanya ayah saat diperjalanan. Hasna menarik nafas dalam lalu berkata.
"Kita bicarakan di rumah ayah." ujarnya pelan, ayah hanya mengangguk setuju. Setibanya di rumah ayah berkata.
"Biasa kalau ayah sakit, Mamimu membuatkan minuma herba…
Gadis Pejuang Keluarga
BAB 26
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 51 Episodes
Comments
Reogkhentir
Basngsssssat sekali kau istri durhaka, memeras keringat suami demi kepentingan sendiri. Semoga azab segera menghampirimu, kota P itu Pinrang kah🤔
2025-01-11
2
Hani
kenapa komennya di hapus?
2025-01-10
2
Hafizah
semangat berkarya thor
2025-01-10
2