"Keterlaluan sekali dia itu, masak ayah dibilang tidak pernah kasih uang. Dia bilang dia cari uang sendiri. Kamu gak pernah kasih dia uang kah de?" tanya Hana sambil mengomel.
"Biasa kalau aku gajian aku kasih uang ke ayah kak, supaya ayah yang kasih ke Mami. Aku juga selalu belanja untuk keperluan disana setiap bulan kak." jawabnya.
"Memang aku gak pernah kasih Mami uang secara langsung tapi aku selalu belikan gula pasir, kopi, teh, minyak goreng, tepung, sunlight, molto, pasta gigi, dan kepeluan lainnya yang kiranya ayah butuhkan." imbuhnya.
"Abaikan saja Kak, toh dia juga sudah jadi Mami kita." ujar Hasna santai. Dia tidak mau ambil pusing, mau ngomel bagaimana pun Mami akan dia abaikan.
"Tadi itu hanya masalah nasi yang habis, aku cuma bertanya pada ayah malah dia nyolot." ucap Hana kesal, dari nadanya kentara dia bahkan sangat kesal.
"Aku tanya ayah, siapa yang belum makan? Nasinya habis nih." ujar Hana saat di rumah Mami. Ayah hanya menjawab.
"Sudah semua mungkin nak, tadi Yusuf juga pulang. Dia jarang sarapan, tapi kalau makan siang langsung banyak." jawab ayah.
"Oh ya sudah biar Hana masakkan lagi." jawab Hana kemudian, dia mencuci panci untuk memasak nasi. Tiba-tiba terdengar suara.
"Yusuf memang jarang makan, dia loh makan hanya sekali-kali. Dia juga pulang makan karena dia KERJA!" sahut Mami sambil ngomel-ngomel gak jelas.
"Kalau nasi habis kan bisa masak! Begitu saja kok pada cerita belakang. Masak kan tinggal masak, beras juga ada! Yusuf dia pergi jarang pulang karena bantu-bantu cari uang. Untung ada pencucian mobil sepupunya. Disana dia KERJA." imbuhnya.
Mami memotong sayur belonceng untuk di masak, padahal Hana sudah menumis timun telur dan masih ada di meja makan. Hana hanya diam mendengarkan, usai panci Hana memasak nasi lalu dia tinggalkan.
Hana ke kamar lalu mengajak anak dan suaminya ke rumah orang tua mereka. "Ayo kita pulang." ajak Hana kepada Hasyim.
"Pulang kemana? Kita kan baru datang." jawab Hasyim, dia menatap isterinya heran. "Ada apa it…
Gadis Pejuang Keluarga
BAB 31
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 51 Episodes
Comments
cukup jadi penikmat cerita ini /Smile/
semangat kak hani /Determined//Determined//Determined//Determined/
2025-01-11
2
Hafizah
Hasna jg kerja
2025-01-12
1