"Ayo jalan-jalan dulu, kapan lagi ke Kota M begini." Ujar ibu Bendahara dari Desa S. Dia yang tertua diantara yang lainnya.
"Ide bagus itu bu, ke Kota L bagus." Usul bendahara Cowok yang kepoin Hasna.
"Boleh, disana ada wisata pinus, ada juga kebun teh." Ujar ibu Bendahara tertua. Semua setuju saja, apalagi masih ada waktu luang sebelum pulang ke kampung masing-masing.
Hasna dan kawan-kawan lainnya sudah siap di dalam bus, tinggal menunggu sang sopir untuk berangkat. "Bismillah." Hasna berdoa dalam hati.
Lima menit kemudian bus berangkat menuju wisata Pinus. Setibanya disana, tidak semua setuju berada disitu. "Kalau wisatanya begini, di kampung juga ada." sahut salah satu bendahara ibu-ibu.
"Benar bu, lanjut ke wisata kebun teh saja!" usul bendahara yang lain. Setelah berbincang-bincang di dalam mobil, ada yang turun dan ada yang tetap melanjutkan perjalanan menuju kebun teh.
Setibanya di kebun teh, semua orang turun dari bus. "Wah keren nih." ucap Hasna lirih sambil melihat sekelilingnya. "Ayo kesana kita berfoto." ajak Hasna pada bendahara lain. Sekitar tiga orang mengikut di belakang Hasna untuk pergi berfoto, yang lainnya mencari tempat sendiri.
Usai dengan kegiatan berfoto, mereka kembali ke dalam bus untuk kembali menjemput teman-temannya di wisata Pinus. "Seru juga." ujar Hasna pelan sambil tersenyum menatap pemandangan diperjalanan pulang.
Setelah tiba di penginapan, Hasna membersihkan diri kemudian istirahat. Tiba-tiba ponselnya berdering.
Kring kring kring
"Siapa ya?" gumamnya pelan sambil mengambil ponselnya yang masih berada dalam tasnya. Dia melihat siapa nama pemanggil ternyata Erna teman masa sekolahnya dulu.
"[Halo Erna. Assalamu'alaikum]" ujar Hasna mengangkat panggilan Erna.
"[Hai Na, katanya di Kota M. Sini main ke rumah? Mah dijemput?]" tanya Erna antusias. Sebelumnya Hasna sudah memberi kabar kepada Erna jika dia berada di Kota M sedang pelatihan.
"[Iya. Mau sih, tapi emang gak apa-apa? Aku gak enak sama suami kamu]" jawab Hasna. Dia mau saja d…
Gadis Pejuang Keluarga
BAB 40
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 51 Episodes
Comments