Usia sholat malam, Hasna termenung memikirkan ucapan sang ayah. Dia akan menanyakan pada pak Camat atau langsung menjaga jarak.
"Sebaiknya aku menjaga jarak dengannya." Gumam Hasna yakin. Selama sebulan Hasna kerja disana, dia langsung dekat dengan pak Camat.
Pak Camat juga orang baru di kantor tersebut jadi dia butuh teman. Dia gak suka dengan Sekretarisnya yang centil. Paginya Hasna menerima pesan dari pak Camat.
"[Pagi Hasna, hari ini gak ke kantor ya?]" Tanyanya basa basi. Usia pak Camat 35 tahun, sedangkan Hasna 29 tahun. Mereka tidak jauh berbeda karena tidak mudah dekat dengan orang baru.
Hasna hanya membaca tanpa ada niat membalasnya. Hasna bersiap memasak setelah shalat subuh. Usai memasak langsung sarapan bersama ayah Ahmad.
"Ayah aku mau ke sekolah, ayah kalau keluar bawa kunci cadangan saja ya." Ujar Hasna sambil pamit.
"Ayah di rumah saja nak." Jawab ayah, ayah selalu berdoa supaya anaknya segera bertemu jodohnya. "Menikahlah nak, mumpung ayah masih ada." Batinnya menatap kepergian Hasna.
Hari-hari berlalu, Hasna menjauh dari pak Camat kecuali membahas masalah pekerjaan saja. "Dia kenapa ya?" Batinnya bertanya-tanya menatap kepergian Hasna yang makin menjauh.
Namanya Syahid Arifin Rustan, putra tunggal dokter terkenal di kota N. Dokter Arifin Rustan, ahli bedah di kotanya. Cukup terjangkau dari kota M kampung Hasna.
"Hasna menjauh, malah Sekretaris mendekat. Ogah banget." Gerutu Syahid dalam hati. Dia adalah Camat termuda di kota M.
"Permisi pak." Ujar Sek-cam perempuan dengan gaya khas centilnya.
"Hhmm masuk lah, ada apa?" Tanyanya dingin, selama Hasna menjauh maka selama itu pula Syahid uring-uringan tidak menentu. Dia tidak paham dengan apa yang terjadi padanya.
"Mau minta tanda tangannya pak Cam." Jawabnya lembut. Syahid yang mendengar merasa muak. Usai tanda tangan, Syahid melambaikan tangan untuk menyuruh Sek-cam segera keluar dari ruangan.
"Dingin amat." Oceh Sek-cam keluar ruangan pak Camat. "Kalau sama bu-ben saja deket-deket." Lanjutnya.
Hasna…
Gadis Pejuang Keluarga
BONBAB 1
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 51 Episodes
Comments