BONBAB 4

Tepat sebulan kemudian, di rumah ayah Ahmad akan diadakan lamaran. Tidak lupa Hasna menghubungi kakak dan adiknya yang berada di kota P.

Mereka bertiga menyempatkan pergi ziarah makam sebelum acara berlangsung. Halim sudah masuk sekolah dasar, Halwa adiknya sudah berusia satu tahun.

Hasyim di rumah menemani Halim dan Halwa bermain, mereka tidak ikut ke pemakaman. Usai dengan ziarah makam, mereka bersiap membuat kue kering.

Lima hari sebelum acara lamaran Hana dan Husna sudah kembali ke kampung. "Kue apa mau dibuat kah? Saya sudah pesankan banyak kue ini, masih kurang kah?" Tanya Hana.

"Huft. Gak usah pale kak, capek maka juga karena belum dapat libur cuti." Jawab Hasna merasa lelah, dia sering lembur sebelum lamaran, karena pekerjaannya juga tidak dapat digantikan.

"Ya sudah, enak malah santai-santai." Ujar Husna sang adik bungsu. Akhirnya mereka bersantai karena kue persediaan buat lamaran Hana sudah beli.

Akhirnya hari yang ditunggu telah tiba, Hasna memakai gaun warna biru langit dipadukan dengan jilbab hitam. Hasna terlihat sangat anggun dan menawan.

Mami Titik tidak diundang oleh Hasna, meski diundang oleh ayah Ahmad tapi ternyata dia tidak mau hadir. "Bagus deh dia tidak datang." Gumam Hasna dalam hati.

Hasna pernah melihat pesan yang Mami Titik kirim buat ayah Ahmad. Itupun Hasna tidak sengaja melihatnya karena ponsel ayah mau diperbaiki.

Pesannya seperti ini. "Mas, sebaiknya kita jalani saja masing-masing, toh anak-anak kamu sudah ada yang merawatmu. Kamu disini juga tidak bisa kerja!" Pesannya.

Anak mana yang tidak sakit hati jika ayahnya mendapatkan pesan seperti itu dari Mami tirinya. Sungguh tega sekali, bahkan Mami ternyata suka menyebarkan aib keluarga sendiri dan mudah menyalahkan orang lain.

"Ini hari bahagiamu, jangan rusak dengan masalah rumah tangga ayah." Ujar sang ayah lembut mendekat pada Hasna. Ayah tahu jika Hasna sangat mengkhawatirkan ayah, tapi ayah memilih tetap baik-baik saja.

"Iya ayah." Jawab Hasna singkat, datang Hana dan…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Hani

Hani

Terima kasih Readers sudah mampir dikarya sederhana Author, semoga sukses semua /Pray//Heart/

2025-01-19

3

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!