Sepanjang perjalanan kedua anak manusia itu bungkam, sibuk dengan pikiran masing-masing. Syahid membawa Hasna ke taman yang tidak jauh dari kantor camat.
Sepuluh menit diperjalanan mereka tiba di taman yang indah. Syahid menghentikan mobil avanzanya. "Turunlah, kita ngobrol disana." Ujar Syahid mengomando.
Akhirnya Hasna turun, tidak lupa dia bawa tas ranselnya. Karena dia selalu membawa laptop kemana pun. Setelah turun dari mobil, Hasna langsung duduk di kursi taman yang ada mejanya ~ gazebo.
Tidak jauh dari tempat mereka nongkrong, ada penjualnya. Jadi aman bagi siapa saja mau datang duduk-duduk tinggal memesan makanan atau minuman.
Hasna menunggu di gazebo, karena Syahid sedang membeli makanan dan minuman untuk mereka berdua. "Makanlah, pasti kamu lapar." Ujar Syahid, dia duduk disamping Hasna.
Hasna diam menatap Syahid dengan tatapan sulit diartikan. "Makanlah, ini halal dan tidak ada racunnya. Ini ada minuman juga untukmu." Ucap Syahid lagi.
Dia bukan hanya menyodorkan nasi bungkus isi ayam kecap, tetapi juga teh kotak dan air mineral di depan Hasna. Mau tidak mau Hasna menerimanya.
"Terima kasih." Ucap Hasna canggung, setelah cukup renggang maka mereka dapat makan berdua di tempat yang indah. Syahid bahagia akhirnya bisa makan berdua dengan Hasna.
Setelah makan, Syahid akan berbicara serius berdua. "Hasna, aku mau mengatakan sesuatu." Ucap Syahid lalu menarik nafas panjang kemudian dia hembuskan perlahan.
"Hhmm." Jawab Hasna santai, dia kenyang dan sekarang sedang minum air putih.
"Aku akan datang melamarmu." Ucap Syahid cepat, dia betul-betul ner-fes mau mengatakan hal itu. Butuh waktu lama untuk memikirkannya dan memantapkan hatinya.
"Pppfffttt." Hasna mengeluarkan airnya kembali, untung tidak kena Syahid. Hasna dengan cepat mengambil tisu dalam tasnya. "Bikin malu." Batinnya sambil membersihkan mulutnya.
"Pelan-pelan Hasna, aku gak akan minta kok." Ujar Syahid, sempat-sempatnya dia bercanda. Hasna menatap Syahid dengan kesal. "Maaf." Sambungnya…
Gadis Pejuang Keluarga
BONBAB 2
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 51 Episodes
Comments