Happy Reading!
Hasna mendatangi ruangan pak Sek-des untuk minta berkas yang akan digunakan saat rapat. "Jadi ke kota MI pak?" Tanya Hasna membereskan berkas yang akan dibawa.
"Jadi, ini sudah mau berangkat. Bagi-bagi saja waktumu untuk disini dengan di sekolah. Karena memang jurusanmu guru." Ujar pak Sek-des memahami. Hasna mengangguk yakin.
"Saya permisi dulu pak. Terima kasih kerja samanya!" Ujar Hasna melangkah meninggalkan kantor desa dengan roda duanya.
"Memang hanya pak Sek-des yang termasuk bertoleransi. Apa pun dia maklumi karena ada anak ceweknya yang sedang kuliah." Gumam Hasna pelan saat di perjalanan.
"Saya itu tidak boleh egois, saya orang tua. Sebagai bapak saya harus bisa bijak, memaklumi yang kiranya wajar. Apalagi saya punya anak cewek, jadi tidak boleh sampai menyakiti cewek." Ujarnya saat bercerita di kantor desa.
Setibanya Hasna di rumah, ternyata kakaknya sudah siap tapi Halim malah tidur. "Biar aku gendong saja." Ucap Hana lirih yang diangguki Hasyim.
Mereka berangkat dengan menggunakan dua motor yang melaju dengan kecepatan sedang. "Kak aku langsung ke kantor dulu ya! Rapat sudah hampir dimulai." Ucap Hasna pamit pada kakaknya.
"Iya de, hati-hati." Ucap Hana melambaikan tangan. Rapat sudah selesai, Hasna menyusul sang kakak di tempat wisata.
"Kakak mau singgah ke rumah mami?" Tanya Hasna, Hana tampak berpikir.
"Gimana sayang?" Tanyanya pada suami. "Atau gak usah deh, dan sore juga." Jawabnya sendiri.
Hasyim hanya mengedikkan kedua bahunya, dia mah ngikut saja apalagi di kampung isteri. Mereka pulang di sore hari. Kegiatan mereka lakukan seperti biasanya. Mandi, sholat, makan, bersih-bersih dan bercerita.
Disaat Hasna libur bekerja, dia banyak menghabiskan waktu dengan sang kakak dan juga kemenakannya. Sedangkan Hasyim pergi ke kebun bersama ayah. Ya! Ayah Ahmad datang pagi-pagi mau cek kebunnya dan Hasyim ikut menemani.
"De, kakak sudah sempat tanya ke pak Syam. Dia sedang cari isteri, tapi dia maunya yang di Kota P saja. Kalau di luar dari si…
Gadis Pejuang Keluarga
BAB 32
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 51 Episodes
Comments
Hafizah
semoga mbk Maria sadar dan gak bergosip lg
2025-01-12
1