"Sebenarnya pak Camat mau datang ke rumah, dia mau melamar Hasna ayah. Apa boleh?" Tanya Hasna sambil memegangi dada kirinya karena jantungnya berdetak kencang.
Ayah tersenyum senang mendengar penuturan Hasna, dia menatap ke arah lain supaya Hasna tidak melihat ekspresinya. "Kapan dia akan datang nak?" Bukannya menjawab, ayah malah balik bertanya.
Hasna menatap sang ayah. "Kemungkinan dalam waktu dekat ayah." Jawab Hasna jujur. Ayah hanya manggut-manggut saja.
"Suruh dia datang kesini sendiri sebelum membawa keluarganya." Ujar ayah menatap Hasna, dia mengangguk patuh. Setidaknya dia tidak dijodohkan, semua murni karena perkenalan secara langsung.
"Ya sudah, ayah mau ke masjid dulu karena adzan sudah berkumandang." Ujar sang ayah mengambil sajadah lalu pergi ke masjid.
Hasna di rumah sendirian, dia berdiri untuk mengambil air wudhu di kamar mandi lalu shalat. Tiba-tiba ponselnya berbunyi, Hasna mengabaikannya.
Usia dengan kewajibannya, Hasna mengambil ponsel untuk membaca pesan. "Syahid." Batinnya lalu membuka laman chat hijau di ponselnya.
"[Gimana? Sudah tanya ke ayah?]" Tanyanya. Hasna tersenyum membaca pesan yang Syahid kirim.
"[Datang lah sendiri terlebih dahulu kak, ayah ingin bicara padamu]" balas Hasna cepat. Tidak lama kemudian ada pesan masuk.
"[Baiklah, mumpung besok libur maka aku akan datang]" balasnya lagi. Hasna tercengang, "besok?" Tanyanya dalam hati.
"Huft, jadi gugup ya!" Gumamnya pelan, dia membereskan alat shalatnya lalu merebahkan badannya di atas kasur supaya lebih rileks.
"Mendadak banget, apa selama ini dia sudah berpikir?" Gumamnya lagi sambil bertanya-tanya. Bukannya membalas pesan Syahid, Hasna malah sibuk dengan pemikirannya sendiri.
"[Sayang, balas dong!]" Pesan Syahid, Hasna jadi salah tingkah padahal hanya sebuah pesan singkat. Dia senyum-senyum sendiri.
"Hasna, cas ponselmu mana nak? Ayah mau pinjam." Tanya ayah, mengetuk pintu kamar Hasna. Ayah sudah pulang setelah shalat isya di masjid.
Hasna bangkit mengambil cas pons…
Gadis Pejuang Keluarga
BONBAB 3
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 51 Episodes
Comments