“Sebentar lagi Akasia ulang tahun kan, kamu mau dirayain bagaimana ulang tahunnya?” Ibu Akasia membuka pembicaraan di meja makan.
Malam itu keluarga Akasia berkumpul untuk makan malam bersama, ritual yang dibiasakan sejak Ayah Akasia berniat memperbaiki keluarga.
“Nggak usah dirayain bisa nggak, Bu? Kita aja serumah tiup lilin, potong kue, nggak usah macam-macam.” Akasia malas repot.
“Harus dirayakan dong, sweet seventeen loh! Apalagi terima rapot semester kemarin nilaimu memuaskan, harus kasih reward lah.” Ayahnya mendukung rencana itu.
Akasia melirik Ayahnya dengan sorot mata penuh rencana, “Kalau dipestain berarti harus undang teman-temanku, termasuk teman cowok di sekolahku. Termasuk juga cowok yang waktu itu mengantar aku ke rumah, apa benar nggak apa-apa?” Ia menembak langsung dengan seringai menggoda.
Ayahnya menelan ludah, dalam hatinya khawatir tapi tidak mau terkesan kolot dan terlalu protektif, “Ya nggak apa-apa, kan ramai-ramai." Jawab Ayahnya berlagak santai.
“Ya udah kali ini Hanif aja deh yang atur pestanya, mau dimana, gimana konsepnya. Kayaknya Hanif pintar.” Akasia menjawab tanpa disangka, Hanif sendiri terkesiap mendengarnya.
“Aku nih Kak?” Heran Hanif.
“Iya, bisa kan?” Akasia menguji kemampuan anak itu.
“Bisa sih, tapi aku nggak yakin Kakak bakal suka.” Hanif merespon.
“Gimanapun hasilnya pasti aku hargai kok.” Akasia tersenyum menenangkan.
...oOo...
Hanif menggoyang-goyangkan kakinya selagi duduk menikmati seplastik batagor di tangannya.
“Sama aja kamu sama kakakmu, sama-sama doyan batagor!” Komentar Endry sambil tertawa melihatnya, “Eh kakakmu nggak tahu kan kita sering ketemu begini?” Tanyanya khawatir.
“Nggak aku kasih tahu kok.” Hanif menjawab.
“Bagus deh.” Endry kali ini duduk di samping Hanif untuk makan seporsi batagor miliknya. “Gimana teman-temanmu di sekolah?” Ia mengecek.
“Udah lebih baik. Mereka nggak berani jahatin aku karena aku selalu dibela Kakak kelas.” Hanif menceritakan, “Kakak sendiri gimana sama Kak Akasia? Ada perkembangan?…
Poppen
Birthday Bash
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments
Rensᴛ⑅⃝ˢ🐈
Serba salah si Adrian . kalo dia rebut ambil Akasia di kehidupan ini, maka jalan takdir akan kacau, kalau dia biarkan Akasia memilih cintanya sendiri sebagaimana semestinya, Adrian nelangsa. kalo kata gue sih, kutukan lu di cabut dgn mengikhlaskan org yg di sayang aja deh, kek menebus dosa gitu, jgn serakah. Jadilah jembatan yg menyatukan cinta org yg kamu syg.
2025-04-24
0
Abu Yub
Udah aku kasih bintang. Masuk ngak dedek/Pray/
2025-04-15
0
Ray Aza
cowo2 model endry gini yg bnyk ngancurin hati krn tidak peka, lemah dan plinplan. gampang dimanipulasi. 😜😜😜
2025-04-25
1