Adrian menatap ponsel di tangannya, milik Akasia yang ia temukan di tangan para penjahat kemarin. Kerinduannya yang membuncah memaksanya membuka isi ponsel itu, dan tanpa sengaja ia menemukan rekaman-rekaman suara Akasia.
Setiap rekaman terdengar seperti percakapan satu arah, seolah Akasia berbicara padanya. Gadis itu rutin mencurahkan isi hatinya, kebingungan, kerinduan, hingga ketidakberdayaan. Suara Akasia menggetarkan hatinya, membuatnya tersanjung sekaligus dirundung rasa bersalah yang dalam. Baru kini Adrian sadar betapa kejam perlakuannya. Di saat gadis itu sangat membutuhkannya, ia malah menghilang.
Setiap kata menggambarkan kesendirian Akasia, kerinduan yang tak terjawab, dan rasa bersalah yang perlahan menggerogoti dirinya sendiri. Suara gadis itu bahkan memohon-mohon hingga terisak-isak agar ia kembali, atau setidaknya memberi kabar. Mendengar semuanya, Adrian merasa sesak. Ia telah meninggalkan luka mendalam di hati Akasia, trauma yang seharusnya tidak pernah ada.
Rekaman terakhir berhenti sekitar setahun lalu, kemungkinan saat hubungan Akasia dengan Endry dimulai. Sejak itu, Akasia tampaknya memilih untuk menghormati pasangannya, berhenti menaruh harapan pada pria lain. Atau mungkin, Adrian berpikir dengan getir, Endry telah berhasil menghiburnya hingga melupakan dirinya sama sekali.
...oOo...
Endry memasuki gedung perkantoran dengan dikawal beberapa pengawal berbadan tegap mengenakan jas rapi dan kacamata hitam, ia dengan kemeja tosca-nya bahkan kalah rapi. Ia menaiki lift menuju ruangan kerja papanya di lantai tertinggi sebuah gedung perkantoran, lantai 27. Keseluruhan komplek perkantoran di area itu adalah milik Suwanda Sadino, Bapak kandungnya, beserta pusat perbelanjaan dan apartemen yang berada di komplek yang sama. Endry sampai ke lantai yang dituju dan berjalan yakin ke arah ruang kerja Papanya dengan arahan dari para pengawal tersebut.
Endry duduk di sofa, saling pandang dengan Papanya yang duduk santai di depannya. “Kemarin Papa dan orangtua S…
Poppen
Transactional Love
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments
Ray Aza
see... karakter endry emang plg lemah diantara semua. plinplan ga peka n egois, dia pikir bumi berporos pd dirinya. 😜😜😜 jgn nyesel kl kehilangan dua2nya
2025-04-25
1
fitriani
hadeh si endry gak jelas bgt skr mohon2 agar selena tetap jadi tunangan dy lah kmrn minta balikan k akasia sebenarnya lu gentle gak sih endry
2025-04-20
0
Anaknya Baba
Heei Endry... gampang banget pindah ke lain hati...
2025-04-09
0