"Coba lu cek email perusahaan deh!” Dinia menyuruh Endry saat mereka berdua sedang ada di ruang kerja pria itu.
Endry menurut, ia membuka kotak masuk email-nya dan menemukan CV dan lamaran kerja Akasia datang kepadanya. “Ini maksudnya apa? Akasia mau kerja di sini? Dia udah balik?” Matanya berbinar, terkejut sekaligus gembira.
Dinia mengangguk, “Dia baru selesai sekolah arsitektur di Belanda, jadi nggak perlu diragukan dong kompetensinya.” Ia menambahkan, “Lu juga masih ada yang mau diomongin kan ke dia?” Tembaknya, mengamati detail air muka pria di depannya.
“Banyak.” Ralat Endry, ia memandang wajah Dinia dengan ekspresi terharu. “Terima kasih ya, Dinia, udah kasih kesempatan buat gue ketemu dia lagi.”
Dinia memendam rasa terhimpit di hatinya. “Iya, gue ngerti. Jadi kapan dia perlu kemari buat interview?”
“Secepatnya.” Pinta Endry sambil tersenyum, sibuk dalam pikirannya, “Wah kalau begini sih bukan cuma gue yang bakal kaget, Adrian dan Hayashi pasti juga kaget nih.”
“Loh, mereka kenal?” Dinia baru mengetahuinya sekarang.
Endry terkekeh menyadari kepolosan gadis di depannya, “Waktu dulu gue ngejar Akasia, rival gue kan si Adrian, Din. Lu belum tahu ya? Pengakuan mereka sih Adrian kenal Akasia sejak kecil. Katanya Adrian anak klien bokapnya Akasia.” Ia menahan tawanya.
“Adrian yang bule itu?” Dinia tercekat, “Hebat juga Akasia, childhood friend-nya bule. Kalo gue waktu kecil palingan temen main gue anak tukang ketoprak.” Ia membandingkan dengan dirinya. ‘Kok Akasia nggak pernah cerita ke gue ya?’ Herannya dalam hati.
...oOo...
Langkah Akasia terdengar tegas dan penuh percaya diri saat ia memasuki gedung kantor Random Walk, sebuah perusahaan teknologi di Jakarta. Rambutnya yang hitam panjang dibiarkan tergerai sempurna, ia mengenakan blazer hitam dengan aksen modern dan rok pensil berwarna krem. Ia membawa tas kulit yang elegan, melengkapi tampilannya yang sophisticated. Setiap langkahnya memancarkan aura seorang wanita yang tahu apa yang ia inginkan, sekaligus menye…
Poppen
a Pleasant Surprise
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments
Zapphire
Wanjay ...adegannya dramatis banget. /Proud/
2025-04-10
0
Anaknya Baba
Wayolo Adrian...
2025-04-10
0