Di sebuah restoran dengan dominasi kayu dan lampu-lampu gantung industrial yang hangat. Akasia menghabiskan waktu bersama Fabian. Ia memilih bangku kayu yang diterpa sinar mentari yang hangat di teras luar, menghadap pemandangan taman Science Park. Tiang-tiang kayu kasar dan aksen tanaman hijau yang segar mempertegas suasana harmonis antara modernitas dan alam. Mereka berdua asyik bersenda gurau sambil menikmati makanannya. Di bangku yang tidak jauh dari mereka sepasang mata biru mengintai, pemuda itu mengamati Akasia dengan sorot mata kerinduan yang mendalam. Ia mengenakan hoodie untuk menutupi rambut pirangnya.
‘Malang sekali kau Adrian, jauh-jauh ke Belanda hanya untuk menguntitnya seperti ini.’ Batinnya mengasihani diri sendiri. Ia teringat pesan Hayashi saat masih di Indonesia yang dipraktekkannya disini.
“Beli parfum baru, apapun yang terjadi jangan pakai parfum yang biasa kau pakai!” Pesan Hayashi dengan yakin.
Adrian saat itu mengernyitkan alis. “Kenapa harus gitu?” Tanyanya.
“Lakukan aja, nanti kau akan berterimakasih padaku.” Hayashi waktu itu tersenyum penuh arti.
Siapa sangka itu benar-benar membantunya dalam mengintili Akasia di negeri ini. Pada akhirnya ia hanya berani menjadi penguntit, tidak berani menampakkan diri di depan gadis itu. Tapi itu cukup memuaskan kerinduan hatinya dengan gadis manis itu.
“Jadi kamu masih berbalas pesan dengan penggemarmu itu?” Fabian terhenyak mengetahuinya.
“Iya, dia menarik juga. Sepertinya dia anak yang sopan, dia memanggilku Kak.” Akasia menceritakan. “Dia minta bimbingan kalau ingin mengambil kuliah disini. Aku sebagai senior merasa perlu memberinya saran dan nasihat, serta rekomendasi tempat seru.” Akasia menceritakan dengan semangat, tanpa tahu sosok di balik penyamaran itu sebenarnya Adrian yang menyamar. Adrian teringat kembali percakapannya dengan Hayashi di Indonesia, ketika ia mengarang identitas penggemar Akasia ini.
“Kak? Kenapa kau panggil dia Kak di email-mu?” Hayashi mengherankan tulisan email Adrian unt…
Poppen
Stalker
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments
fitriani
jgn sampe aja fabian bikin hubungan adrian dan akasia makin ambyar
2025-04-20
1
Zapphire
Ada lagi nih cowok si Fabian.
2025-04-10
0
Anaknya Baba
Tau nih Akasia..
2025-04-09
0