Fabian menunggu di sebuah restoran Belanda yang otentik di dalam suatu mall yang direkomendasikan Akasia. Ia sendiri terperangah dengan interior restoran ini, mengingatkannya akan rumah lama Oma-Opanya di Belanda. Akasia benar-benar berhasil membuatnya terkesan. Gadis yang ia nantikan kedatangannya terlihat memasuki restoran, lalu duduk di hadapan Fabian.
“Gimana restorannya? Cocok denganmu kan?” Akasia menebak pemikiran sahabatnya itu.
“Bisa aja kamu! Ini sih sama aja kayak kembali ke kampung.” Fabian lalu teringat. “Aku dengar kabar, malam Minggu kemarin kamu selamat dari usaha penembakan? Apa benar, kamu nggak apa-apa?’ Ia memastikan dengan cemas.
“Iya nggak apa-apa, pelakunya sudah ditangkap kok. Tapi satu temanku masih dirawat di rumah sakit.” Akasia membeberkan sambil menunduk, merasa bersalah terhadap Selena.
“Aku nggak tahu kamu diincar bahaya di sini. Kenapa kamu nggak menetap di Amsterdam aja agar aman?” Fabian tidak menyangka hidup gadis di depannya sedramatis itu.
“Masalahnya udah selesai kok, dalangnya sudah ditangkap.” Akasia menenangkan pria Amsterdam di depannya. “Ini memang masalah lama yang berlarut-larut. Tapi udah aman kok sekarang.”
“Aku nggak pernah tahu masalahmu seberat ini, kenapa nggak pernah cerita?” Heran Fabian, ia sedikit kesal ketinggalan informasi, merasa belum terlalu dipercaya untuk berbagi cerita.
“Maaf, ini sebenarnya masalah di masa SMA, kukira sudah selesai. Aku juga nggak sangka ada kelanjutannya saat ini.” Akasia memberitahu.
“Bisa ceritakan dengan lengkap?” Pria bermata hijau itu bersikeras.
Akasia tersenyum, “Tapi pesan makanan dulu yuk. Jadi kita cerita sambil tunggu pesanannya siap.” Ia mengajak sambil membuka buku menu.
Fabian mengangguk, baru teringat ia belum memesan apapun.
Maka begitu pramusaji datang menanyakan pesanan, mereka berdua mengambil sebuah paket lengkap sesuai rekomendasi Akasia, lalu pramusaji itu pun pergi setelah mencatat pesanan mereka.
Kini tinggal mereka berdua berhadapan. “Kamu tahu nggak, dulu aku…
Poppen
Two Love Birds
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments
Ray Aza
dr ketiga couple plg asyik n plg pas chemistrynya selena-tomoya.. berasa mrka tokoh utamanya.
2025-05-01
0
fitriani
wkwkwkwkwkwk bnr kata endry selena selamat mulu dr maut🤣🤣🤣🤣🤣
2025-04-20
0
Zapphire
Kirain Selena udah jadi arwah.../Facepalm/
2025-04-10
0