Adrian melihat Akasia berjalan di lorong depan kantornya, sepertinya menuju ruang pantry. Ia memanfaatkan kesempatan ini dengan berjalan ke ruangan pantry.
Akasia berjalan santai ke pantry, menggulung lengan kemejanya yang sedikit panjang. Rutinitas ini biasa ia lakukan untuk mengusir kantuk di sela pekerjaan. Tangannya sibuk meraih sachet kopi favoritnya di rak ketika suara langkah kaki berat terdengar mendekat. Ia tak perlu menoleh untuk tahu siapa yang datang.
“Kenapa saya merasa diikuti, ya?” Akasia bertanya setengah bercanda tanpa berbalik.
Adrian berdiri beberapa langkah di belakangnya, memasang senyum tipis khasnya. “Kebetulan aja, saya juga butuh kopi.” Jawabnya, membuka pintu kabinet untuk mengambil cangkir, “Hari ini capek banget, kamu juga merasa gitu kan?”
Akasia memutar tubuhnya, menatap Adrian penuh selidik, “Apa ini kebetulan atau Bos sengaja ikut ke sini?” Tanyanya dengan nada datar, tapi matanya menyimpan sedikit curiga.
Adrian tertawa kecil, “Wah, kamu menuduh saya? Saya nggak tahu kamu bakal ke sini kok. Tapi karena udah ketemu di sini, sekalian aja ngobrol sebentar.” Jawabnya sambil mulai mengisi cangkirnya dengan bubuk kopi.
Akasia berusaha mengabaikan tatapan Adrian yang terasa terlalu lekat. Ia kembali fokus pada kopi yang tengah ia seduh. Tapi ketika ia hendak menuangkan air panas, Adrian tiba-tiba bergerak untuk mengambil teko di depannya. Gerakan itu membuat jarak mereka menyempit, bahunya bersentuhan ringan dengan bahu Akasia.
“Maaf.” Ujar Adrian dengan suara yang lebih pelan dari biasanya, tapi ia tidak segera menjauh.
Akasia menghela napas panjang, lalu mundur sedikit untuk memberinya ruang, “Kebetulan lagi?” Sindirnya.
Adrian tersenyum, kali ini lebih jelas. “Mungkin saya nggak sebaik itu menyembunyikan senyum ya?” Katanya sambil mengisi cangkirnya, “Tapi serius, saya cuma mau kopi. Kalau kehadiran saya ganggu, saya akan keluar setelah ini.”
Akasia menoleh sekilas dengan tatapan skeptis, “Biasanya Bapak minta kopi ke Asisten, sekarang m…
Poppen
For The Queen I Adore
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments
yumin kwan
Hayashi Selena sudah berlayar maju.... Adrian akasia kapan? arghhh....masak tunggu lebaran kuda??? Fabian jodohin ma yg lain aja....ga rela kalau akasia ma Fabian
2025-03-20
1
Zapphire
Eii si pitik sama aki aki.
2025-04-10
0
Anaknya Baba
Lamaran yang indah banget....
2025-04-10
0