“Beb, lihat deh. Aku ketemu game baru yang seru. Kamu juga install dong!” Endry menunjukkan layar ponselnya kepadaku di sela waktu istirahat sekolah.
Sudah enam bulan kami menjadi pasangan. Orang-orang yang melihat kami dari luar pasti berpendapat kami pasangan yang harmonis, selalu berdua dimanapun berada. Padahal aku merasakan kami tak ubahnya teman, obrolan kami tidak ada bedanya dengan percakapan sesama sahabat. Begitupun dengan kebiasaannya mengajakku memainkan game yang sama dengannya, padahal sejujurnya aku tidak begitu meminatinya. Tidak ada kesan romantis yang terasa olehku.
“Kenapa sih aku harus ikut main terus?” Aku mengeluh, mulai merasa keberatan.
“Loh supaya kamu mengerti gimana serunya, jadi kamu nggak heran atau ngomel nanti kalau aku main game ini terus.” Endry beralasan. “Justru aku transparan sama kamu, kalau senang ngajak-ngajak kamu. Nggak kayak cowok lain, main-main sendiri, senang sendiri, kalau mabar (main bareng) ceweknya nggak diajak, kan kasihan ya.” Endry berceloteh sambil perhatiannya tetap lekat kepada layar ponselnya. “Udah coba download belum?” Ia mengingatkanku.
Aku menghela napas. “Iya iya.” Aku mengalah demi menghargai niat baiknya, menyembunyikan ketidaksukaanku.
“O iya Beb, mulai sekarang setiap Sabtu-Minggu aku kerja bareng Selena ya.” Endry menginformasikan.
“Selena lagi.” Protesku khawatir.
“Cemburu lagi.” Endry menyimpulkan. “Kita kan udah kelas 3 SMA Beb, aku perlu cepat kumpulin uang untuk daftar kuliah. Aku kan nggak bisa jamin bisa dapat beasiswa, apalagi yang full paid.” Ia menyingkirkan ponselnya dan memandang ke arahku demi menjelaskan.
Aku sebenarnya mengerti alasannya, yang ia tidak mengerti kenapa harus selalu bersama Selena? “Kenapa kerjaannya dari Selena melulu sih? Nggak cari dari teman kamu yang lain? Si Warjo kek, Fandy kek, Asep kek!” Heranku.
“Yaa...mungkin karena relasi Selena banyak dan network-nya luas, Beb, dia kan Ibunya juga sosialita, banyak kenal pemilik usaha.” Endry berpikir keras. “Mana aku tahu…
Poppen
Synchronize Our Frequencies
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments
Zapphire
Adrian semakin di depan...
2025-04-10
0
Anaknya Baba
Cieee Endry, si cowok baik2
2025-04-09
0