Di suatu rapat yang kasual di Random Walk, Endry memimpin rapat. Adrian di sebelah kanan dan Hayashi duduk di sebelah kirinya.
“Kendala penjualan produk kita apa aja sih? Kok produk kita belum terlalu dikenal ya? Peningkatan penjualannya lambat banget.” Endry menanyakan di depan ruang rapat. Para pekerja di sana memang terbiasa berkomunikasi dengan santai. Seperti juga kali ini, Endry kesal melihat Dinia sibuk mengunyah kue kudapan rapat, “Dinia, jangan ngunyah mulu! Pastel udah abis dua sama lu!” Ia menyerukan, membuat gadis yang masih mengunyah itu tersentak.
“Dih, sok tau!” Dinia protes, “Tiga kok.” Ralatnya.
“Yee, malah lebih parah!” Endry menahan emosinya, “Kalau gitu coba pikirin, ini apa kendalanya yang harus diatasi?”
“Mungkin karena nggak ada marketplace buat software kali ya Pak, jadi pembelinya itu-itu aja. Coba kalau banyak masukan pesanan online, lancar jaya usaha kita.” Dinia mengeluarkan saja apa yang terpikirkan di kepalanya. “Kalau barang fashion gitu kan marketplace-nya banyak. Kalau software gini marketplace-nya apaan? Nyempilin di tokped sih bisa, tapi nggak terlalu spesifik bidangnya, jadi target pasarnya sedikit di sana.”
“Iya juga ya.” Endry baru terpikirkan, “Kalau begitu, kenapa nggak kita buat sendiri aja marketplace khusus software. Jadi orang-orang yang butuh software kumpul semua di sana.” Ia mengeluarkan idenya, membuat pekerjanya yang lain bersemangat. Mereka merasa itu ide yang bagus.
“Terus, kemarin kan kita bikin proyek pengembangan game lokal ya, The Legend Of Nusantara. Itu udah sampai mana progress-nya?” Endry mengecek proyek satunya.
“Stuck di desain visual lingkungannya, Pak. Buat karakter sih gampang, tapi buat latar tempatnya susah, Pak. Perlu bantuan orang arsitektur kayaknya supaya keren dan relevan sama kultur Indonesia.” Ringgo, salah satu penanggung jawab proyek mengungkapkan kesulitannya.
“Di sini nggak ada yang basic-nya arsitektur ya?” Endry mengecek para pegawainya itu, semua terdiam. “Satu pun nggak ada?” Ia kecewa.…
Poppen
Comeback
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments
Ray Aza
beneran lembek banget hati endry ini. pertama akasia, ga lama selena eh skr dinia, ntar ada mslh lagi berpaling lagi. duuuuhhh siap2 ya din,
2025-04-30
1
fitriani
asyikkkk sebentar lagi takdir akan mempertemukan akasia dan adrian
2025-04-20
1
Zapphire
Ayo kalian reunian.../Grin//Grin/
2025-04-10
0