Siang itu Akasia kembali mendatangi rumah Adrian untuk menjaganya dalam masa pemulihannya. Tiga hari belakangan ini gadis itu rutin mengunjungi rumah Adrian, membawa laptopnya dan mengerjakan pekerjaan dari kantornya di sana sekaligus mengawasi kondisi Adrian selama Hayashi bekerja. Sebagai COO, Hayashi harus memastikan keseharian kantor Random Walk berjalan dengan baik, itu membuatnya tidak bisa bekerja dari rumah, tidak seperti Akasia, sehingga ia mengutus gadis itu menggantikannya.
Akasia duduk di sofa ruang tengah rumah tua bergaya kolonial itu, sibuk mengetik dengan laptop di pangkuannya. Adrian bersandar santai di sebelahnya, menonton televisi dengan wajah bosan.
“Tolong ambilkan minum.” Pinta Adrian tiba-tiba. Akasia meliriknya sejenak sebelum menaruh laptopnya dan menyerahkan gelas di meja.
“Tolong anggur dong.” Lanjut Adrian dengan wajah tak berdosa. Akasia menoleh dengan ekspresi tak percaya, mengambilkan wadah anggur dan menyerahkannya ke pangkuan Adrian.
“Suapin.” Pinta pria pirang itu mendadak manja.
Akasia menahan kesal, tapi tetap menyuapkan anggur ke mulut Bosnya. “Demanding banget ya, berasa raja.” Sindirnya.
“Kan aku baru sembuh.” Adrian membela diri dengan nada memelas, matanya dibuat berkaca-kaca.
“Baru sembuh, bukan baru menaklukkan dunia.” Balas Akasia ketus. “Sakit juga akibat kelakuan sendiri.”
Adrian tertawa kecil. “Tapi kalau kamu mau, aku bisa menaklukkan dunia, demi kamu.”
Akasia memutar bola matanya, lalu mendengus. “Baru kemarin jalan aja gontai, sekarang udah ngomong gitu. Taklukkin dulu diri sendiri.”
Adrian terkekeh. “Ngomong-ngomong, Fabian kamu mana?”
“Lagi dinas di luar kota.” Jawab Akasia santai. “Kok Fabian aku sih? Dia punya keluarganya tau!”
“Lagian tiap pulang kantor ngintilin kamu melulu, sampai bosan lihatnya.” Adrian berkomentar sinis.
“Maaf deh.” Akasia mendengus. “Nanti aku bilang supaya nggak setiap hari deh. Separuhnya buat kamu.”
“Hah?” Adrian terperangah, matanya berbinar. “Serius?”
“Iya, Bos yang satu ini kan nggak…
Poppen
a Flutter of Emotions
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments
Miu.Nuha
di novelku sebelah aku juga pernah pake gitu, kak 🤣🤣
"Kak Wisnu mu mana?"
"Kakakku kak Muha, bukan Kak Wisnu!"
"habisnya kamu kesemsem terus sama dia. Kan, aku jadi sebal." 🤣🤣
2025-03-30
1
Erlin
ayoo harus happy ending ya thorrr
2025-04-06
0
Anaknya Baba
Eeii, bakal ngapain tuuh? /Shy/
2025-04-04
0