Langit siang ini berwarna biru cerah, hanya ada sedikit awan putih bergerombol. Selena dan Hayashi berjalan santai di tepi danau yang tenang. Permukaan air memantulkan warna langit, memunculkan pemandangan seperti lukisan yang memanjakan mata. Angin berhembus lembut, membawa aroma segar pepohonan di sekitar. Burung-burung beterbangan, meninggalkan bayangan di atas permukaan air yang jernih.
Selena mengenakan gaun sederhana berwarna lilac yang berayun mengikuti langkahnya, sementara Hayashi mengenakan kemeja putih dengan lengan yang digulung, terlihat santai dan tetap rapi. Mereka berjalan berdampingan, sesekali kaki mereka menyentuh rerumputan.
“Kamu tahu?” Ujar Hayashi, memecah keheningan dengan nada lembut. “Setiap kali aku ke tempat seindah ini, aku selalu merasa seperti dunia berhenti sejenak.”
Selena tersenyum, menoleh ke arahnya. “Mungkin emang dunia berhenti buat kita, rasanya tenang banget di sini.”
Mereka berhenti sejenak di sebuah dermaga kayu kecil yang menjorok ke danau. Hayashi menatap air yang memantulkan bayangan mereka. “Mite (lihat)!” Katanya sambil menunjuk ke bawah, “Seolah-olah kita punya dunia paralel di dalam air sana.”
Selena tertawa kecil, suaranya lembut seperti melodi yang dibawa angin. “Kalau ada dunia paralel, aku harap aku tetap berjalan sama kamu.” Gumamnya, pipinya sedikit memerah.
Hayashi tersenyum, matanya berkilat lembut terkena terik mentari. Ia menyentuh lembut tangan Selena. “Aku pastikan, di dunia manapun, aku nggak akan membiarkan kamu berjalan sendiri.”
Kata-kata itu membuat Selena menunduk, berusaha menyembunyikan isi pikirannya. Mereka kembali berjalan, kali ini lebih dekat. Langkah mereka selaras, hati mereka seolah berbicara meski mulut mereka terdiam.
Selena berdiri di tepi danau yang tenang, menggenggam erat teralis kayu kusam di depannya. Bayangan air danau yang berkilauan memantulkan keraguan yang bersarang di hatinya. Hayashi hanya terpaku diam di belakangnya. “Aku…udah bertunangan dengan Endry.” Matanya memandang jau…
Poppen
Disappear into Thin Air
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments
fitriani
anggap aja itu mudik y adrian bkn ngejar akasia secara ngejarnya k belanda🤭
2025-04-20
1
Zapphire
Emang enak banget sih mi rebus pas lagi ujan. Apalagi makannya bareng orang yang disayang, eii..
2025-04-10
0
Anaknya Baba
Asiik ke Belanda./Casual/
2025-04-09
0