Indonesia
NovelToon NovelToon
Aku Memilih Pergi

Aku Memilih Pergi

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Single Mom / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: VELANIA

Demi menyelamatkan harga diri keluarganya
Safira meninggalkan rumah orang tuanya dan mengadu nasib ke kota.
tragedi yang menimpanya sebulan yang lalu menghasilkan benih yang tumbuh dirahimnya .
dikota yang asing ia bertemu dengan Denendra lelaki baik hati yang mau menerima ia apa adanya.
merasa diperlakukan dengan luarbiasa fira pun akhirnya jatuh hati dengan Danendra hingga memutuskan menikah dengannya waktu berlalu hingga ia bertemu dengan keluarga besar danendra disana ia bertemu lelaki yang telah menghancurkan hidupnya. dan siapa sangka pemuda itu adalah adik sepupu Darendra lelaki yang selama ini membantu kehidupannya yang tidak mudah di kota yang asing itu. apakah mereka akan terjebak cinta segitiga? bagaimana cara Narendra bertanggung jawab atas kesalahannya pada Safira.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon VELANIA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di tembak Mas Nendra

Menit demi menit berlalu seolah waktu mendadak berhenti di dalam kecanggungan ini, Safira buru buru melepaskan dirinya dari dekapan Nendra dan segera berlari ke kamar.

didalam kamar Safira menutupi wajahnya dengan kedua tangannya,

"aduh aku malu banget sama mas Nendra kenapa sih pakai acara jatuh segala! "

tanpa sadar Fira senyum senyum sendiri

"Nafasnya orang kaya kok wangi sih, bayangin apa sih aku ini" Fira menggeplak sendiri kepalanya.

"i.. ini Mas surat lamarannya "

"baiklah aku bawa dulu ya, a-aku berangkat dulu "

Nendra yang juga ikut ikutan gugup .

didalam mobil ia hanya bisa mengusap wajahnya dengan kasar.

"gila tu cewek pagi pagi sudah bikin tegang atas bawah gue , mana bibirnya lembut dan manis pula "

Dikantor Nendra memberikan surat lamaran Fira ke pihak HRD,

"ada posisi apa yang kosong di kantor kita? "

"Desain produk dan Marketing pak "

"tidak mungkin karena Safira hanya lulusan SMA dan belum berpengalaman sama sekali

" untuk sementara cari tempat kosong apa saja untuknya! "

"oh kita butuh seorang OB karena OB sebelumnya sedang cuti melahirkan! bagaimana pak? "

"apa tidak ada yang lain? "

"kalau mau di bagian produksi pak! "

"ya sudah dibagian produksi saja tapi pastikan jangan yang terlalu berat dia masih sangat muda"

"Baik Pak "

Di kediaman Adhitama,

Bu Mayang dan Pak Nathan sedang sarapan bersama,

"Pa, apa papa sudah cek keadaan Rendra? sudah ada kemajuan atau belum? "

"Kemarin Rico bilang sudah ada kemajuan yang signifikan Ma, Rendra sudah mau diajak jalan jalan keluar "

"Syukurlah pa, lalu kita kapan kesana? "

"minggu depan ya kita jenguk Rendra"

"Terima kasih Pa"

"Ma, rencana papa setelah mental Rendra pulih papa akan suruh Rendra mengambil S2 nya dan mengurus perusahaan keluarga kita yang ada di Singapura "

"terserah papa saja , mama yakin semua yang Papa rencanakan pasti yang terbaik untuk Rendra"

tak terasa seminggu sudah berlalu Safira juga sudah menikmati pekerjaan barunya dan kini ia tidak tinggal lagi di apartemen Nendra melainkan ia tinggal dirumah kontrakan yang dekat dengan tempat ia bekerja disana Safira tidak tinggal sendiri tapi bersama teman barunya yang bernama Nadia.

Pak Nathan dan Bu Mayang pun sudah berada di apartemen Rendra,

"Terima kasih Ma, Pa sudah datang kesini sekarang Rendra jauh lebih baik.

" Syukurlah Ren jika perjuanganmu untuk sembuh tidak sia sia "

"Rendra mau jadi anak yang bisa kalian banggakan seperti kak Nendra"

"Bagus, papa harap semangat mu ini tidak hanya diawal saja "

hahahah,,, semua tertawa sambil menikmati aneka makanan yang sudah Bu Mayang siapkan dari Indonesia.

"oh ya Ren, papa ingin kamu meneruskan S2 mu disini dan memegang perusahaan kita yang ada disini juga kamu bisa belajar pelan pelan selepas kuliah, hanya 2 tahun saja "

"Baik Pa , Rendra akan berusaha sebaik mungkin "

"untuk kamu Rico, apa kamu mau menjadi Asisten pribadi Rendra?Om lihat kalian sangat kompak dalam keadaan apapun kalian bisa saling membantu nanti"

"setuju pa! "

"om juga akan membiayai kuliah kamu disini bersama Rendra"

"what? serius om? "

"tidak hanya itu om akan turun tangan sendiri mengatasi perusahaan keluargamu yang sekarang lagi kolaps"

"jadi om sudah tahu? "

"iya kemarin kakakmu datang kekantor om dia akan menjual perusahaan dan beberapa properti milik ibumu"

"lalu om setuju? "

"om tidak sebodoh itu Rico! "

"hah... aku hampir takut mendengarnya "

"kenapa lo nggak cerita masalah keluarga lo ke gue? malah sok sok an ngurusi gue disini"

"gue sendiri bingung dengan keluarga gue, posisi gue seperti anak yang gak dianggep disana, daripada gue bengong lebih baik gue ngurusin idup lo biar balik bener lagi nggak konslet lagi"

"sialan lo ngatain gue konslet! "

"sudah sudah kalian ini ribut terus lanjutkan makan kalian! "

"Kak Nendra nggak ikut kesini Ma? "

"mungkin kakakmu sibuk katanya akan launching produk baru lagi "

"oh ya Ma, kata Pak Dodi beberapa minggu yang lalu Nendra membawa surat lamaran seorang gadis muda cantik loh"

"Kirain Kak Nendra belok kok gak pernah liat gandeng cewek? " ucap Rico

"Belok kepala lo Kakak gue normal tau! "

"Mama jadi penasaran pa "

"Seandainya Kak Nendra dan Rendra mencintai perempuan yang sama bagaimana om? "

"halah kamu ini ada saja, memangnya didunia ini cewek cuma satu sampai rebutan? "

"Terima kasih Rico kamu sudah menemani Rendra selama ini "

"sama sama Tante , Rico senang bisa melakukan semua ini"

"seneng beneran atau gue lo jadiin tempat pelarian dari keluarga lo? " ucap Rendra sambil menaik turunkan alisnya.

"haha tau aja lo gue punya maksud terselubung "

"dasar kampret lo"

Safira sudah nyaman dengan pekerjaannya saat ini ia juga punya beberapa teman disana.

"Safira kamu dipanggil keruangan Pak Danendra tuh! "

"sekarang bu? "

"iya kapan lagi? kamu ada hubungan apa sampai bisa dipanggil ke ruangan pimpinan? "

"Pak Nendra itu yang membawa saya kerja disini bu "

Safira segera pergi ke ruangan Nendra,

tok.. tok.. tok

"masuk! "

"Mas Nendra panggil saya? "

"iya masuklah Fir, bagaimana kamu betah nggak dibagian produksi? "

"betah mas disana Fira banyak temannya kok"

"dengar dengar kamu jadi cewek paling cantik ya disana? direbutin banyak cowok? "

"Mas Nendra bicara apa sih? biasa mas orang orang cuma bercanda kok "

"Fir di bagian administrasi ada tempat kosong kamu mau pindah nggak? disana tempatnya lebih nyaman dan yang penting gajinya juga lebih besar bagaimana? "

"tapi mas saya nggak enak sama yang lain"

"jangan pikirin mereka pikirin kedua orang tua kamu didesa"

"iya sih mas kamu bener juga "

"masalah omongan orang biar saya yang atasi jadi kamu mau ya pindah ke bagian administrasi! "

"i.. iya Mas Nendra Fira mau, tapi nanti Fira diajarin kan? "

"tentu saja kalau kamu mau aku bisa ngajarin kamu tapi kamu harus tinggal lagi di apartemen ku untuk sementara"

"saya pikir pikir dulu kalau itu ya mas, saya balik lagi kerjaan saya masih banyak, permisi"

"Fira.. Fira kalau malu malu gitu gemesin deh pengen gigit " gumamnya

"Pak Dodi urus segera kepindahan Safira ke bagian administrasi sekarang! "

"Baik Pak"

Sontak berita itu langsung heboh satu pabrik.

"Wah hebat ya kamu Fira belum sebulan udah naik kelas kita yang sampai bangkotan disini pengen jadi mandor saja sulitnya minta ampun "

"iya nih Fira pakai apa sih kasih bocoran dong sama kita kita! capek nih miskin terus! "

"makanya kalian yang cantik dong kayak si Fira jadi bisa ngerayu Pak Danendra yang dingin itu"

"nggak nyangka ya tipe Bos Yang masih muda dan lugu begitu haahahha"

"halah paling main pelet tu anak seumur umur gue disini gak pernah lihat si bos gandeng cewek sekalipun, dia cuma cewek ingusan aja gampang banget dapetin si bos! "

"cukup ! aku bukan perempuan seperti itu! Pak Nendra itu orang baik"

"Dia masih kerabat dengan keluarga Adhitama! apa ada yang keberatan dengan keputusan ku memindahkannya? "

semuanya terdiam.. suasana pun mendadak hening

"jika aku masih mendengar gosip gosip murahan itu lagi kalian siap siap keluar dari perusahaan ini saat itu juga! "

"ayo Fira kita pergi! "

"tapi saya belum selesai"

"tidak usah diselesaikan! "

Nendra menggandeng tangan Safira pergi dari tempat itu.

"Kita mau kemana mas? "

"kita harus merayakan kenaikan kamu ini kan"

"ihh Mas Nendra kan belum juga mulai kerjanya kok minta traktir sih "

"kita jalan jalan bagaimana? selama disini kamu belum pernah keluar jalan jalan kan? "

"Kok Mas Nendra tau? "

"Aku kan punya Jin yang aku suruh pantau kamu? "

"Apa? serius Mas? Jin itu juga yang membuat sukses seperti ini? "

"Ngawur kamu! " Nendra mengacak acak pucuk kepala Fira

"ih Mas kok rambut Fira diberantakin sih nanti Fira jadi jelek loh"

"kamu akan selalu cantik fir"

Deg..

"aduh Mas Nendra muji aku cantik" batinnya

kedua pipi Fira pun jadi merah merona karena ulah Nendra.

"kenapa Fir kok diem saja? "

"nggak apa apa Mas" ucapnya sambil malu malu

"Safira? "

"iya Mas"

"kalau aku mencoba mendekati mu bagaimana? "...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!