Hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan Om Seno dan Tante Meli yang ketiga puluh. Di tangannya, Mama sudah membawa sebuah kado yang khusus dibawa dari Sumatera Barat, kain tenun khas Pandai Sikek. Sedangkan aku membelikan sebuah kalung berbandul hati cantik dari sebuah toko perhiasan di Mall saat aku berada di sana untuk minum kopi beberapa waktu yang lalu.
Aku berpapasan dan menyapa beberapa orang yang kukenal, sebagian besar adalah donatur di yayasan. Para undangan yang datang sudah mulai memenuhi ballroom saat kami datang barusan. “Ma, tadi Mama udah janjian sama Tante Meli kan?” Aku bertanya untuk ketiga kalinya kepada Mama. Ini sudah hampir jam delapan, akan tetapi Tante Meli dan Om Seno belum terlihat berada di sini.
“Udah, Kayra, kok kamu jadi enggak sabaran gini sih? Mama itu udah tanya jelas sama Tante Meli-mu, katanya mereka akan masuk ke ruangan tepat jam delapan. Beberapa menit lagi,” jawab wanita yang melahirkanku itu setelah mengecek jam tangan dengan rantai yang delicate yang melingkari pergelangan tangan kirinya. Mama di kalakian mencubit pipiku gemas.
Aku hanya memberengut karena, terkadang, aku rasa menunggu adalah hal yang paling menyebalkan. Apalagi akhir-akhir ini hari-hariku sudah penuh dengan menunggu. Well, soal itu .... Lupakan. Tidak usah terlalu dipikirkan. Tidak ada yang menyuruhku untuk menunggunya. Aku yang ingin melakukan hal tersebut sendiri. Baiklah. Kalau begitu, ayo habiskan beberapa menit lagi dengan menggunakan ponsel.
Daaaan ... tahukah kalian apa yang aku lakukan?
Seperti sebuah gerakan otomatis, saat aku memegang ponsel selalu saja ada dorongan untuk mengetik pesan pada Alex. Lagi dan lagi dan lagi dan lagi.
Me : hi, Lex
Me : It’s Om Seno and Tante Meli’s 30th wedding anniversary, loh. Kamu tahu gak?
Me : Aku sama Papa lagi ikut Mama yang kekeuh banget mau nunggu mereka di lobby
Me : Katanya biar jadi orang pertama yang ngasih selamat malam ini
Me : besties emang sikapnya gitu ya?
Me : aku sama Papa cuma manggut-manggut d…
Untuk Lelaki Yang Telah Kupatahkan Hatinya
11. Alex is Here
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 44 Episodes
Comments