Aku membutuhkan tiga puluh menit untuk bersiap. Setelah memastikan semuanya beres, aku langsung memacu mobil menuju kampus, lalu menelepon Ghani saat tiba di parkiran. Tak lama kemudian aku bisa melihat dia melangkah dengan tergesa dari dalam gedung sambil menjinjing sebuah kantong kertas berwarna cokelat di tangan kanan. Sedang tangan kirinya bergerak sesuai dengan langkah yang diambil.
“Ya Tuhan, aku masih belum terbiasa sama udara panas di sini.” Dia melipat seratus tujuh puluh lima sentimeter tubuhnya untuk masuk ke dalam mobilku. Sekonyong-konyongnya dia langsung mengatur posisi sistem air conditioner mobil dan mengarahkan wajahnya ke sana.
Aku hanya menggeleng melihat tingkahnya. He is Ghani after all. Al Ghani Akbar, lulusan Magister Sains dari salah satu universitas terbaik yang ada di Indonesia. Kami bertemu waktu mengikuti seleksi tenaga pengajar yang diadakan universitas inj. Di pertemuan kedua setelah seleksi, aku, Ghani, Tere, Meggi, dan Juan, beberapa teman seperjuangan, memutuskan bertukar nomor telepon untuk berbagi informasi. Ketegangan seleksi waktu itu membuat kami berlima merasa punya sedikit keterikatan. Walaupun hanya aku dan Ghani yang berhasil lulus di antara kami berlima, kami masih meluangkan waktu untuk berkumpul bersama beberapa kali dalam setahun. Begitulah cerita versi singkatnya.
Aku tertawa. Sudah hampir satu tahun mencoba menyesuaikan diri dengan suhu Kota Padang, dia masih saja belum terbiasa. Aku jadi penasaran sedingin apa Kota Batu, kampungnya itu. “Kamu tuh seharusnya udah biasa disengat matahari tahu, Ghan! Udah setahun tinggal di sini kok, ya, masih ngeluh soal panas.” Aku mencibir.
Ghani memperbaiki posisi duduknya dan kini sudah menjauhkan wajahnya dari AC. “Awas, ya, kamu. Nanti aku bawa ke rumah mama lagi, lebih lama, kamu juga gak boleh protes soal suhunya. Oke? Seminggu mah gak ada apa-apanya.”
Aku menjulurkan lidah padanya sekali lagi.
"Nih!" Cowok brewokan itu lalu menyodorkan kantong kertas yang tadi dia letakkan di p…
Untuk Lelaki Yang Telah Kupatahkan Hatinya
19. Al Ghani Akbar
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 44 Episodes
Comments