Uni Cya baru saja selesai memindahkan Genta ke dalam kamar ketika terdengar bunyi klakson mobil dari halaman. Tak lama aku melihat Bang Bian masuk dari pintu samping, yang langsung menuju kamar diikuti oleh si istri. Mama dan Papa yang dari tadi sudah rapi dan siap menunggu di ruang tamu masuk bersama beberapa orang.
Keluarga Mimi.
Wow. This is really happening.
Aku berdiri untuk menghampiri mereka dan bersalaman dengan Papa dan Mama Mimi. Mimi tampak berjalan di belakang mereka didampingi oleh Bang Rian. Dia menggunakan kebaya dengan bawahan batik yang menutupi kakinya hingga ke bawah lutut. But, wait, kebaya? Really, Mi? Sejak kapan dia memakai kebaya dan rok dengan ikhlas dan semringah begitu?
I guess there's always the first time for everything.
Mimi menangkap ekspresi tak-percaya-Mimi-menggunakan-kebaya di wajahku dan tersenyum sambil mengedipkan matanya. Aku yakin dia tidak lerlu menggunakan blush-on lagi jika dilihat dari bagaimana gelagat malu-malunya. Rona di pipinya adalah warna merah muda alami.
Bang Rian kemudian merangkulku untuk mengikuti mereka saat mereka telah berlalu dari depanku untuk menuju meja makan.
Makan malam berjalan lancar. Bang Bian dan Uni Cya bergabung bersama kami tidak lama setelah kami duduk di kursi ywng mengelilingi meja makan. Setelah selesai menyantap hidangan yang disediakan, kami beralih ke ruang tamu untuk melanjutkan perbincangan ringan yang telah dimulai saat makan tadi.
Para orang tua sibuk membahas hal masing-masing, sedangkan kami, Uni Cya, Mimi, dan aku memilih untuk bermain bersama Genta yang baru saja bangun. Saat itu kulihat kedua abang kembarku meminta izin untuk ke luar sebentar kepada para tetua lalu berlalu entah kemana.
Tak lama, mereka kembali dan aku menangkap ekspresi keduanya saat melintas di dekat kami. Bang Bian mengerling padaku dan tersenyum, akan tetapi sebaliknya; wajah Bang Rian terkesan seperti peserta Ujian Nasional yang sedang berusaha keras memikirkan jawaban. Serius, keningnya berkerut, ketegangan…
Untuk Lelaki Yang Telah Kupatahkan Hatinya
21. Shocked
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 44 Episodes
Comments