Sesuatu yang hangat melingkupi telapak tangan kananku, rasanya menjalar hingga ke seluruh tubuh dan mengembalikan kesadaranku akan keadaan. Aku sedang berada di rumah sakit. Kemudian aku mencoba menggerakkan tangan yang masih kaku, mencoba mengeluarkan suara dari tenggorokan yang sangat kering, mencoba membuka mata yang terasa sangat pedih.
“Kayra?” Terdengar suara seseorang, mungkin seseorang yang sedang menggenggam tanganku. “Don’t push yourself too hard. Just take a little more time to rest.” Suara yang rasanya sangat kukenal, akan tetapi aku belum bisa mengingat suara itu milik siapa.
Aku kembali mendengarkan, beberapa saat kemudian pintu terbuka, ada satu langkah kaki masuk ke dalam ruangan. Dia meletakkan beberapa kantong plastik di atas meja rasanya berada di dekat tempat tidur. “You should eat. Gue beli apa yang menurut gue bisa lo makan.” Suara yang kali ini kudengar juga terasa familier. “She’ll wake up soon. She’s been so strong, it will be the same this time.”
Orang ini melepaskan genggamannya, kehangatan seketika hilang dari diriku. Jangan, jangan pergi. Tanpa sadar aku merintih. Tangan tersebut kembali menggenggamku. “I won’t go, not anymore.” Suaranya sangat kukenal. Namun, siapa mereka?
“Shxt, man. Dia gak bisa ngelepasin elo bahkan di dalam tidurnya.” Seseorang yang berdiri di sana kemudian melangkah menjauh. “Makan aja dulu. Gue mau ngecek Rian lewat telepon.”
“Ghan, thank you. And I’m sorry. Gue udah salah paham dan gak ngasih kalian kesempatan buat menjelaskan semuanya.”
Ghan? Ghani? Dan siapa orang yang satunya lagi?
“Yang penting lo pastiin mulai dari sekarang lo bakal usahakan yang terbaik buat dia, Lex. Dia udah ngasih semua yang dia punya buat lo.” Pintu dibuka. “Atau kami gak bakalan ragu buat menyiksa lo sampai lo mampus.” Pintu kemudian terdengar ditutup.
Lex. Alex? Benarkah?apakah dia kembali? Apakah itu benar-benar terjadi? Ya Tuhan, tolong bangunkan aku.
****
Aku mengerjap berulang kali, mencoba menyesuaikan penglihatan dengan terangny…
Untuk Lelaki Yang Telah Kupatahkan Hatinya
34. Maafin Aku
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 44 Episodes
Comments