22. All I Need

"It’s a bit shocking, isn’t it? Having Rian talked so serious like that. I haven’t seen it for years.” Untuk beberapa saat, mata Bang Bian melekat pada meja rias yang ada di seberang kamar, tepat di depannya. Di kalakian matanya bertemu dengan mataku.

Lagi dan lagi aku memamerkan senyumku, akan tetapi kali ini aku bisa merasakan bahwa senyuman yang kupampang di mukaku adalah salah satu dari yang rasanya masam. Mata Bang Bian yang memiliki warna sama denganku, warisan dari Papa kami, mengamatiku dengan saksama. Dia kemudian menjangkau rambutku yang lepas dari ikatan dan menyelipkannya lagi ke belakang telinga.

“Yeah, Abang gak tahu bagaimana mengejutkannya hal yang mengejutkan ini buat orang yang gak tahu apa-apa dari awal.” Aku menjawab dengan kesal.

Bang Bian tertawa. “Gak ada yang tahu, Dek. Si Gelo itu baru kasih tahu Abang tadi, setelah makan malam. Dia ngajak abang ke luar, ke garasi tepatnya, dan dia bilang mungkin ini satu-satunya hari di mana dia bisa ngumpulin kekuatan untuk ngomong di depan semua orang. Maybe there’ll be no tomorrow, itu kalimat yang dia pakai tadi. Dia kelihatan yakin banget sama perasaannya. Dia tanya pendapat Abang, dan sebagai kakak, Abang bilang kalau Abang bakal mendukung semua keputusan dia, apa pun itu. Jujur Abang secara pribadi bangga banget karena dia udah bisa bikin keputusan besar kayak gini. Dan Abang pikir Mimi juga akan jadi pasangan yang baik buat dia.” Bang Bian mengangkat wajahku dengan tangannya. “Don’t you?”

Dari pertanyaan itu tersirat makna yang lain. Bang Bian sedang bertanya apakah aku juga mendukung keputusan Bang Rian. Apakah aku juga sama bangganya atas keputusan yang dibuat untuk hidup kakak laki-laki keduaku itu. Apakah aku setuju Mimi menjadi kakak iparku. Apakah aku bahagia atas kebahagiaan mereka. “I’m really happy for them, Bang. I really do. But the thought of being the outcast is what really pissed me off.”

Bang Bian mencubit pipiku lembut, dia kembali terbahak. “Enggak ada yang tahu rencana Rian sebelum…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!