Alex. Alex tahu-tahu sudah berdiri beberapa meter di belakangku.
Aku tidak gila. Aku ... benar-benar tidak gila kan? Atau ... ini hanya permainan cahaya saja? Ilusi yang diciptakan oleh mata karenaa hati terlalu menginginkan kedatangannya dan pikiran yang selalu saja dipenuhi oleh sosok itu sehingga menjelmakan dia di sini, sekarang ini?
Ya Tuhan. Aku tidak tahu apa yang terjadi.
Pun pada kaki yang tetiba saja mengambil langkah, meski ragu-ragu, perlahan-lahan menelan jarak di antara kami. Setiap sentimeter yang berkurang membawaku pada aroma cologne dari campuran wangi citrus-y dari jeruk, tumbuhan-tumbuhan seperti nilam, fig leaf, violet leaf, dan biji tonka yang semakin kuat dan mendominasi udara ketika hanya ada kurang lebih satu atau dua meter yang memisahkan kami. Di sanalah aku berhenti.
Dan ... Alex tidak menghilang. Dia masih berdiri di sana dengan segala ke-glory-annya; rambut yang rapi, wajah yang bebas dari rambut-rambut halus, setelan jas mahal yang membungkus tubuhnya dengan sangat pas. Namun, ekspresi yang ditampilkan masih saja seperti saat kami bertemu tadi.
Inilah yang menjadi sumber kebekuan di udara, aku rasa.
Kuberanikan diri untuk memandangnya tepat di titik mata. Matanya kini sangat ... tertutup, seakan-akan Alex sudah menurunkan tirai yang ada di jendela itu sehingga aku tidak dapat melihat ke dalam hatinya lagi dari sana, sinar-sinar yang ada di dalamnya yang selalu kulihat dulu kini telah sirna. Ah, dulu. Dulu. “You’re here,” bisikku dengan penuh ... rasa tidak percaya. Aku masih tidak percaya bahwa dia berdiri di depanku sekarang.
“Leaving already?”
Ah, dia ternyata lebih memilih mengabaikan kalimatku dan mengeluarkan kata-kata miliknya sendiri. Baiklah kalau begitu.
“I was wrong. Ternyata di Jakarta orang-orang juga bisa menikmati pemandangan langit malam yang indah. Enggak cuma ada di tempat kamu aja.” Alex menengadah sebentar sebelum menolehkan wajahnya ke arahku dan tersenyum.
Ah, dia tidak ingin mendengarkan jawaban dariku. Dia masih…
Untuk Lelaki Yang Telah Kupatahkan Hatinya
14. I Can Do Nothing
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 44 Episodes
Comments