41. Rahasia Ghani

Lima tahun yang lalu

Aku sedang menunggu Ghani yang berjanji menjemputku di kost-an. Lima belas menit sudah aku menunggu namun tanda kehadirannya belum juga tampak. Aku kembali membuka e-book yang setengah terbaca di ponsel. Menjadi dosen tentu sebuah tantangan baru buatku. Aku harus lebih banyak lagi membaca buku.

Dua puluh menit kemudian, itu berarti tiga puluh lima menit semenjak aku membuka file e-book tersebut, Ghani menelepon da memberitahukan kalau dia sudah sampai di depan rumah. Aku segera menyambar tas dan keluar. “Tumben telat, Ghan," komentarku setelah menutup pintu mobil dan duduk di kursi penumpang.

“Sorry, my bad.” Ghani kemudian memacu mobilnya kembali ke jalanan.

“Kenapa ngajakin makannya baru sekarang, sih? Padahal yang lain kan baru balik kemarin.” Yah, Tere, Megi, dan Juan sudah kembali ke kota masing-masing dua hari yang lalu.

“Enggak ada, pengen aja. Tiba-tiba suntuk makan di rumah sendirian. Lagian aku kan harus mulai mengenal jalanan di kota ini. I’m staying, remember?” Ghani menjawab tanpa mengalihkan pandangannya dari jalanan yang sangat sibuk senja itu.

“Ya udah, kita makan di mana? Di rumah makan favorit kamu aja, kan deket sini. Tahunya juga baru jalanan sampai di sana kan?" Aku mencibir. Baru satu bulan semenjak kami diterima menjadi dosen berarti juga baru satu bulan bagi Ghani untuk tinggal di sini. Jadi pengetahuannya soal jalan baru sebatas rute kampus, rumahnya, dan rumah makan yang ada tidak jauh dari kampus. Ghani tersenyum dan membelokkan mobil menuju parkiran. Kami memilih tempat duduk dan menikmati makan malam dengan lahap.

Selesai makan aku memutuskan untuk mengajaknya berkeliling sambil mengemban misi mengenalkan jalanan kota. Walaupun aslinya orang Sumatera Barat, akan tetapi Ghani sudah menghabiskan delapan tahun di Pulau Jawa dan pulang kampung hanya untuk bertemu dengan keluarga. Awalnya aku menawarkan diri untuk mengemudi namun Ghani bersikeras untuk membiarkannya. Learning by doing, dia berkilah. Aku hanya harus menja…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!