"Awhhhhh." Richo meringis menahan perih saat Juita membersihkan lukanya dengan alkohol.
"Sakit ya mas, tahan ya."
Memang sakit sieh, tapi kali ini Richo berusaha menahannya, dia malu sendiri karna sempat mengaduh hanya gara-gara luka seperti ini, untungnya Juita tidak meledeknya.
Saat ini mereka tengah duduk di taman rumah sakit, dan Juita telah membeli beberapa obat untuk mengobati Richo.
"Maafkan aku mas, gara-gara menolong aku mas Richo jadi seperti ini." Juita tentu saja merasa sangat bersalah, matanya berkaca-kaca.
"Gak usah merasa bersalah gitu Ta, emang sudah kewajiban aku kok nolong kamu."
"Tapi gara-gara aku mas jadi luka seperti ini."
"Gak apa-apa Ta, ini cuma luka kecil doank, aku pernah kok mendapatkan luka lebih daripada ini."
Meskipun Richo bilang tidak apa-apa, tetap saja Juita merasa tidak enak, tapi dia sangat bersyukur karna Richo membantunya, kalau tidak, entahlah, dia tidak tahu apa yang dilakukan sik brengsek itu kepadanya.
Dari jarak sedekat ini, Richo bisa melihat wajah Juita dengan sangat jelas, bahkan dia bisa melihat jerawat Juita yang tumbuh didagunya, entah kenapa, Richo rasanya betah menatap wajah manis wanita didepannya, dia tidak ingin memalingkan pandangannya barang sedetikpun.
"Aku harap, luka mas Richo cepat membaik." harap Juita begitu telah selesai mengobati Richo.
Richo yang sejak tadi fokus memperhatikan Juita gelagapan dan dia terlihat salah tingkah.
"Ehmmm, mmmm iya, makasih Ta." jawabnya gugup.
"Gak usah berterimakasih mas Richo, aku yang seharusnya berterimakasih."
Richo mengangguk.
"Ohhh ya Ta, gimana keadaan kakakmu." Richo tidak benar-benar ingin tahu, dia bertanya hanya untuk sekedar berbasa-basi saja, tiba-tiba saja dia ingin ngobrol lebih banyak dengan Juita, dan juga merasa aneh dengan dirinya sendiri karna dia tidak ingin Juita cepat pergi.
Wajah Juita terlihat sendu, dia menunduk dan menjawab, "Kondisi mas Jefri belum stabil mas, sempat membaik, tapi saat mengetahui kondisi mbak Gebi, kondisinya down, dia menolak ma…
MENGEJAR CINTA MANTAN
Draft
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments