Selama pemeriksaan tersebut, Jefri tidak pernah melepaskan kontak matanya pada Gebi, ingin rasanya Jefri membawa Gebi dalam pelukannya dan mengatakan betapa dia sangat menyesal karna telah meninggalkan Gebi, bola mata Jefri benar-benar memancarkan kerinduan yang begitu mendalam, namun Gebi masih bisa bersikap berpura-pura seolah-olah tidak mengenal Jefri.
"Aku tahu kamu sangat membenciku Geb, tapi bisakah kamu tidak usah berpura-pura tidak kenal seperti ini." batinnya terasa pilu mengetahui kenyataan tersebut.
"Jadi ibu Juita, saya sarankan, ibu banyak-banyak beristirahat, minum vitamin dan jangan melakukan pekerjaan yang berat." pesan Gebi diakhir pemeriksaan yang dia lakukan.
"Iya bu dokter."
"Dan bapaknya." ini untuk pertamakalinya Gebi menoleh ke arah Jefri, dan untuk kedua kalinya mata mereka kembali bersitatap, Gebi tidak bohong kalau bola mata hitam legam itu masih mempengaruhinya sampai sekarang, bersitatap seperti itu membuat Gebi grogi apalagi dia sudah bertahun-tahun tidak pernah bertemu dan bisa dibilang, hubungan diantara mereka tidak ada kata usai karna Jefri pergi begitu saja.
"Geb, aku kangen sama kamu, aku ingin memelukmu." batin Jefri menatap bola mata bening milik Gebi.
"Oke tenang Gebi, jangan salting seperti ini, ingat, dia bukan siapa-siapa kamu, dia hanya laki-laki brengsek yang tidak bertanggung jawab yang pernah meninggalkanmu." Gebi berusaha mengkondisikan suasana hatinya.
"Tolong ya bapaknya lebih diperhatikan ibu Juitanya, jangan biarkan dia stress karna itu akan berpengaruh sama bayi yang dikandungnya, suasana hati sang ibu akan berpengaruh sama bayi yang dikandungnya, kalau ibunya happy, maka sang anak juga ikut happy, jadi intinya, disini bapak tidak hanya berperan membuat anak saja, tapi yang lebih penting disini adalah menjaga kesehatan mental sang ibu." Gebi menekan kata-katanya pada kalimat terakhir yang dia lontarkan.
Oke, Jefri benar-benar merasa tersindir dengan apa yang dikatakan oleh Gebi, dan Jefri mengakui kalau dirinya sal…
MENGEJAR CINTA MANTAN
JEFRI DAN RICO
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments