"Ya Allah, keponakan sangat lucu-lucu sekali." bathin Juita tidak lepas menatap keponakan kembarnya yaitu Araz dan Ariz, dia reflek mengelus perutnya, "Sayang, begitu kamu lahir, kamu sudah punya saudara sekaligus teman bermain."
Sementara itu Jefri begitu sangat bersyukur bisa melihat kedua anaknya lagi, Jefri merasa keluarganya terasa lengkap, tapi hanya Rico yang merusak pemandangan diantara mereka.
"Sik sialan itu, ngapain sieh dia harus nempil diantara keluargaku." ketusnya dalam hati, namun toh dia tidak bisa berbuat apa-apa mengingat tidak mungkin dia mengusir Rico.
Sedangkan Gebi merasa canggung sendiri karna harus berada diantara mantan kekasihnya dan juga istrinya, Gebi masih terheran-heran dengan Juita yang terlihat baik-baik saja, bahkan wanita itu tidak henti-hentinya tersenyum kepada buah hatinya.
"Ini seharusnya Juita sakit hatikan saat melihat mantan kekasih suaminya dan juga anak-anak suaminya satu meja dengannya, ini kenapa malah dia terlihat begitu menyayangi kedua putraku, apa dia tipe ibu tiri yang baik." sementara Gebi terus memperhatikan Juita, Jefri kadang curi-curi pandang kepada kepada Gebi, dia mengagumi betapa cantiknya ibu dari anak-anaknya itu.
"Gebi begitu sangat cantik, seandainya saja aku bisa bersama dengannya." harapnya dalam hati.
"Om Jefli om Jefli, Aliz mau ayam goleng lagi." bocah kecil itu menunjuk-nunjuk ke arah ayam goreng yang masih tersisa beberapa dipiring, Ariz memang paling suka makan ayam goreng.
"Ariz mau ayam goreng lagi, oke jagoan, akan om ambilkan."
Saat tangan Jefri terangkat untuk mengambil apa yang diiingnkan oleh putranya, Gebi melarang, "Ariz, jangan makan ayam goreng terus, makan sayurnya juga." Ariz memang sangat susah untuk disuruh makan sayuran, tidak seperti Araz, sehingga tidak heran, setiap makan, Gebi harus memperingatkan putranya yang satu itu untuk makan sayuran.
"Tapi Aliz sukanya ayam goleng momi."
"Ariz sukanya makan ayam goreng, oke, om ambilkan." Jefri kembali mengarahkan tangannya untuk meng…
MENGEJAR CINTA MANTAN
DADI KAMI SUDAH MENINGGAL
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments
Jue
Ada wanita yang tak tetap pendirian seperti Gaby ni yah masih saja tetap menempel di dekat Jefri , Aku toh tidak ada masaalah kalau Jefri tidak mahu bertanggungjawab waktu Gaby mengandung ini sampaikan tak mengaku anak , Aneh yah kok jadi Jefri menyalahkan Gaby kerana tak diakui sebagai orang tua
2023-05-14
0