Akhhhhh.
Akhhhh
Jefri berteriak sembari meninju tembok ruang kerjanya yang membuat tangannya sampai berdarah, kata-kata Rico terus terngiang-ngiang ditelinganya.
"Kamu dan Gebi hanyalah masa lalu, akulah yang akan jadi masa depannya."
"Brengsekkkk."
Buk
Buk
Jefri melampiaskan amarahnya dengan memukul tembak ruang kerjanya bertubi-tubi, dia tidak peduli apa yang dia lakukan menyakiti dirinya bahkan sampai membuat tangannya berdarah, yang jelas, luka ditangannya saat ini tidak sebanding dengan sakit hati yang saat ini tengah dia rasakan.
"Sialan." selain melampiaskan emosinya pada tembok yang tidak bersalah, Jefri juga terus saja mengumpat, "Kalau Gebi sampai menikah dengan laki-laki sialan itu, aku bersumpah akan mengambil alih hak asuh kedua anak kembarku, aku tidak rela Araz dan Ariz memanggil dadi pada laki-laki sialan itu, mereka adalah putra-putraku, mereka hanyalah milikku."
Nafas Jefri kembang kempis, dia benar-benar diliputi oleh amarah, bayangan saat Gebi mengenakan baju pengantin dan duduk dipelaminan bersama laki-laki itu membuatnya semakin murka, bahkan dasi yang terpasang rapi dikerah bajunya seolah-olah terasa mencekik lehernya, dia dengan gerakan kasar melonggarkannya.
Tok
Tok
Jefri mendengar pintu ruangannya diketuk dari luar yang kemudian disusul oleh suara Ina yang merupakan sekertarisnya.
"Pak Jefri, apa bapak baik-baik saja, saya dengar bapak sejak tadi berteriak, apa ada yang bisa saya bantu pak Jefri." suara Ina terdengar takut-takut, Ina takut kena semprot, karna biasanya orang yang lagi emosi suka melampiaskan amarahnya juga pada orang disekitarnya.
Ruangan Jefri memang tidak kedap suara sehingga teriakan yang begitu menggelegar bak petir disiang bolong tembus sampai luar sehingga tidak luput sampai pada pendengaran Ina dan juga beberapa karyawan lainnya yang kebetulan lewat
"Aku lagi tidak baik-baik saja Ina, jadi, daripada kamu kena imbas amarahku saat ini, kamu sebaiknya jangan nanya-nanya." teriak Jefri jujur dan tidak bersusah-susah meny…
MENGEJAR CINTA MANTAN
SAYA TIDAK BISA MEMAAFKAN JEFRI
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments
Jue
Jefri nak dapatkan hak asuh Araz dan Ariz , Apa haknya adakah nama Jefri tercatat pada bin kedua anak Geby ? , Adakah sumbangan Jefri dalam tumbuh kembang kedua anak kembar tersebut maka jawapannya tiada kerana Jefri adalah seorang lelaki dayus setelah menghamili anak gadis orang tidak mahu bertanggungjawab lalu melarikan diri sungguh memalukan , Aku harap Jefri tidak lupa yang nasab anak tidak sah taraf semuanya di kembalikan kepada pihak Geby dan kalaupun Jefri menikah dengan Geby Araz dan Ariz hanya akan jadi anak tiri Jefry walaupun mereka merupakan darah yang sama itu hukum Islam dan kalau anak Geby itu perempuan maka jatuhnya sah nikah dengan Jefri itupun kalau Jefri tidak menikah dengan Geby yang merupakan ibu kandung anak tersebut , Kok lucu ya si Jefri kalau di Malaysia terang-terangan hak Asuh tidak akan pernah dapat ke tangan Jefri , Tetapi di Indonesia aku tidak tahu .
2023-05-07
1