Sejak saat kedatangan Jefri kerumahnya waktu itu, Gebi jadi waspada, takut kalau Jefri akan kembali, apalagi setelah Jefri mengetahui tentang kedua putranya, Gebi sebenarnya takut, takut kalau Jefri punya fikiran untuk mengambil hak asuh putranya darinya.
Oleh karna itu, Gebi mewanti-wanti pak Arman satpam rumahnya untuk tidak membiarkan orang asing masuk ke rumah tanpa seizinnya, dan karna tidak ingin membuat kedua orang tuanya khawatir membuat Gebi tidak pernah menceritakan tentang kedatangan Jefri waktu itu, selain itu Gebi tidak ingin orang tuanya sampai mengetahui siapa ayah dari kedua anak kembarnya, hanya bik Diah yang tahu, meskipun Gebi tidak mengkonfirmasi secara langsung, tapi bi Diah sangat yakin kalau laki-laki asing yang datang waktu itu adalah ayah dari sik kembar.
Ketakutannya itu jugalah yang membuat Gebi berfikir dua kali untuk memasukkan kedua putranya sekolah, karna kalau berada diluar, Jefri memiliki kesempatan lebih besar untuk menemui Araz dan Ariz, apalagi karna kesibukannya bekerja sebagai dokter membuatnya tidak bisa mengwasi anak-anaknya, dan tentunya Gebi tidak ingin kedua putranya bertemu dengan Jefri.
"Ma, apa sebaiknya Araz dan Ariz sekolahnya diundur dulu kali ya ma, Gebi rasa mereka masih terlalu kecil untuk masuk sekolah." ungkap Gebi suatu sore saat dia dan mamanya tengah bersantai ditaman belakang sambil mengawasi kedua putranya yang tengah bermain ditemani oleh bik Diah, argumennya tersebut tidak disertai dengan alasan yang sebenarnya.
Mama Putri yang sejak tadi memperhatikan kedua cucunya bermain langsung memberikan perhatiannya sepenuhnya kepada putrinya tersebut, mama Putri memandang Gebi dengan kening berkerut.
"Apa-apaan kamu ini Gebi, Araz dan Ariz itu sudah waktunya untuk masuk sekolah, mereka sudah cukup besar, lagian juga dengan mereka masuk sekolah mereka bisa bersosialisasi dan bisa bergaul dengan teman-teman seusianya, tidak hanya ngedekam dirumah terus menerus dan hanya mengenal kamu dan orang-orang rumah saja." kei…
MENGEJAR CINTA MANTAN
JANGAN PERNAH GANGGU KAMI
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments