"Jefri, mama mau bicara." tegur mama Lita saat melihat putranya itu pulang kantor.
Jefri mendesah berat, dia sudah yakin mamanya akan membicarakan tentang Tina yang tadi siang dia tinggalkan dimall.
"Jefri capek ma, mau istirahat, besok saja ya." imbuh Jefri yang kembali melanjutkan perjalanannya.
"Jef." teriak mamanya yang membuat Jefri otomatis menghentikan langkahnya.
Mama Lita mendekat, melihat raut wajah mamanya, Jefri sudah menyiapkan kupingnya untuk menerima omelan mamanya.
"Mama mau bicara apa sieh ma, mama mau membicarakan tentang Tina." tebaknya menghembuskan nafas lelah.
"Hmmm." desah mama Lita membenarkan, "Mama tidak habis fikir ya sama kamu Jef, kok bisa-bisanya kamu itu meninggalkan Tina sendirian dimall dengan alasan pergi ke toilet." mama Tina memulai.
"Kalau gak begitu, Tina tidak akan membiarkan Jefri pergi ma, Tina itu kalau lima jam tidak keliling mall dia tidak akan puas, dia fikir Jefri bodygourdnya apa sampai harus ngikutin kemana dia pergi, sedangkan Jefri masih banyak kerjaan dikantor." Jefri tidak terima disalahkan begitu saja oleh mamanya, dia berusaha membela diri.
"Tina itu bukan nganggep kamu bodygourdnya Jef, hanya saja memang seorang wanita itu akan nyaman kalau jalan bersama dengan calon suaminya sendiri."
"Kalau mau jalan, seharusnya dia pilih situasi yang tepat donk ma, jangan saat jam kantor begitu, pekerjaan Jefrikan jadi terbengkalai dan itu bisa membuat perusahaan rugi."
"Iya tapi…."
"Sudahlah ma, mama mending kasih tahu calon menantu kesayangan mama itu bagaimana caranya bersikap dan jangan selalu memaksakan kehendaknya pada orang lain termasuk pada calon suaminya sendiri, kalau dia tetap seperti itu, Jefri tidak janji akan bisa melanjutkan perjodohan ini sampai pelaminan." setelah mengatakan hal tersebut, Jefri langsung pergi begitu saja tanpa membiarkan mamanya buka suara, dia capek, dan yang Jefri butuhkan saat ini adalah berendam dengan air panas dan tempat tidur nyamannya yang akan membawanya ke alam mimpi.
"Jefriiiii, J…
MENGEJAR CINTA MANTAN
BERTEMU RICO
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments