"Meskipun begitu, kamu harus cepat membawa cucu-cucuku pulang Gebi, mama takut mereka sakit." yang namanya orang tua, tingkat kekhawatirannya tinggi apalagi menyangkut orang yang dia sayang.
"Iya ma." jawab Gebi pasrah, meskipun bilang begitu, dia tidak akan pulang langsung karna kedua putranya terlihat bersenang-senang.
"Sekarang mana cucu-cucu mama."
Gebi mengaktifkan kamera belakang untuk menunjukkan keberadaan putranya.
"Astaga, kenapa kamu malah menunjukkan punggung mereka pada mama, panggil mereka, mama ingin bercengkrama dengan cucu-cucu mama." omelnya.
"Baik ma."
"Arazzz…Arizzz." teriak Gebi memanggil kedua putra kembarnya.
"Iya momy."
Gebi melambaikan tangannya untuk meminta kedua anaknya untuk mendekat, dua bocah tampan dan menggemaskan yang baru berusia 4 tahun lebih itu berlari-lari kecil ke arah momy mereka.
"Niehh, oma kalian mau bicara."
Sik kembar terlihat antusias dan merebut ponsel dari tangan momy mereka, dua bocah cilik tersebut berebutan untuk bicara dengan oma mereka.
"Halo oma." sapa sik bungsu Ariz.
"Halo cucu kesayangan oma Araz."
Ariz langsung cembrut, bibir mungilnya maju beberapa centi, dan itu membuatnya terlihat imut.
"Oma, ini Ariz, bukan Araz, bagaimana sieh, oma tidak bisa membedakan cucu sendiri." omelnya.
"Aduh aduh." mama Putri terlihat memukul keningnya, "Maafkan oma kesayangan oma, maklum oma sudah mulai tua dan pikun, tidak bisa membedakan yang mana Araz dan Ariz, apakah oma dimaafkan."
"Hmm." bibirnya masih manyun tuh.
"Jangan ngambek doank cucu kesayangan oma, nanti kalau oma datang, oma belin mainan yang buanyakkkk."
Mendengar janji tersebut membuat mata sik bocah berbinar dan langsung deh wajahnya menggemaskan, "Benar oma."
"Benar donk sayang, masak oma bohong sieh."
"Oma oma." nieh sieh sulung Araz juga tidak mau ketinggalan meminta hadiah dari omanya, "Araz dibeliin juga gak oma."
"Ohh cucu oma, tentu saja sayangku, kita beli bareng pabriknya ya kalau perlu."
"Yeeyyy asyikkkk."
Yang namanya anak kecil pasti percaya denga…
MENGEJAR CINTA MANTAN
KEMBALI
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments