Papa Juna mendorong pintu kamar Jefri yang sedikit terbuka, kedua orang itu mengintip untuk mencari tahu siapa gerangan yang saat ini tengah berada dikamar Jefri, mama Lita dan papa Juna bisa melihat, dua orang bocah yang sangat mirip dengan Jefri tengah asyik bermain ditempat tidur Jefri.
Pasangan pasutri itu saling melempar pandangan satu sama lain saat melihat dua bocah yang merupakan miniatur Jefri, seketika rasa haru memenuhi relung hati mereka, bahkan mama Lita yang memiliki perasaan yang lembut sampai menitikkan air mata, dugaannya ternyata benar, kalau suara-suara itu merupakan suara cucu-cucunya.
"Pa, cucu-cucu itu pa." ucapnya penuh haru.
Papa Juna mengangguk, dia juga merasa terharu saat melihat anak-anak yang dimaksud oleh Jefri kini tepat berada didepan matanya.
"Iya ma, cucu-cucu kita itu, anaknya Jefri."
"Ya Allah pa, mereka benar-benar nyata." air mata mama Lita semakin deras mengalir.
"Ayok ma, sebaiknya kita masuk dan menemui mereka."
Mama Lita mengangguk, dia mengikuti suaminya masuk untuk menemui kedua cucunya yang tidak menyadari kedatangan mereka saking asyiknya bermain.
"Ekhemmm." papa Juna berdehem untuk menarik perhatian Araz dan Ariz.
Dua bocah yang sejak tadi sibuk dengan mainan peninggalan papanya itu tentu saja menoleh kearah sumber suara, dua bocah tersebut menatap oma dan opanya dari pihak dadinya.
Papa Juna dan mama Lita tersenyum, "Halo cucu-cucuku." sapa papa Juna semakin mendekat dan mendudukkan bokongnya dipinggir tempat tidur.
Mama Lita menaruh nampan yang dibawanya dinakas sebelum mengikuti suaminya duduk dipinggir tempat tidur.
"Ya Tuhan pa, ini cucu-cucu kita, mereka sudah besar dan menggemaskan sekali." mama Lita memandang keduanya dengan penuh kerinduan, wanita setengah baya itu berulangkali menyeka air matanya.
Sedangkan Araz dan Ariz hanya menatap bingung dua orang yang seumuran dengan oma dan opanya.
"Kalian siapa." bibir imut Araz tergerak untuk bertanya.
"Panggil saya opa." papa Juna menepuk dadanya.
"Dan panggil saya o…
MENGEJAR CINTA MANTAN
MEREKA TIDAK TAHU AKU AYAH KANDUNG MEREKA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments
Jue
Enak aja ini Jefri main culik anak lapor saja ke polisi atas tuduhan penculikan lagipula Gabby dan Jefri tidak menikah jadi Jefri tidak berhak atas anak Gabby , Sungguh tak malu dari awal lagi Jefri tidak mahu menerima anak di dalam kandungan Gabby apabila sudah besar senang-senangnya mengaku anak .
2023-04-28
0