"Masa depan apa maksud kamu hah, kamu tidak sadar apa resiko dari aborsi itu, itu bisa mengancam nyawaku, kalau aku mati gimana, itu yang kamu inginkan." Gebi balik berteriak.
Dua remaja itu malah bertengkar sekarang.
"Mereka profesional Geb, mereka sudah terbiasa melakukannya, kamu tidak akan kenapa-napa."
"Intinya aku tidak mau Jef, aku tidak mau mengambil resiko."
"Geb astaga, apa sieh yang ada diotak kamu itu, terus gimana dengan bayi yang saat ini kamu kandung."
Gebi reflek memegang perutnya, "Aku...aku tidak tahu Jef, aku..." Gebi mulai menangis, "Aku kacau Jef, aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan."
Jefri menarik tubuh Gebi, dia berharap dengan memeluknya Gebi akan tenang.
"Aku takut Jef, takut." Gebi terisak dalam pelukan Jefri.
"Ssssttt, tidak apa-apa, kamu hanya perlu waktu untuk melakukannya." Jefri mengelus punggung Gebi, "Sebaiknya kita pulang ya sekarang, tenangkan diri kamu dulu, kapan-kapan kita kesini lagi."
Gebi mendorong tubuh Jefri dengan kasar, "Kamu tidak dengar Jef, aku tidak ingin melakukannya."
"Kamu jangan egois Gebi, terus bagaimana denganku, kalau kamu tetap mempertahankan bayi itu, gimana dengan masa depanku, aku ingin kuliah dan membanggakan orang tuaku."
"Kamu egois Jefri, laki-laki brengsek, kamu hanya memikirkan diri kamu sendiri, kamu tidak pernah memikirkan aku dan keselamatanku." setelah meluapkan emosinya, Gebi berlari meninggalkan Jefri.
"Gebiiii." teriak Jefri berusaha untuk mengejar Gebi, sayangnya, Gebi menggunakan kemampuan terbaiknya dalam berlari sehingga Jefri kehilangan jejak Gebi.
"Sial." umpat Jefri mengacak-ngacak rambutnya.
*****
"Dasar Jefri brengsek, laki-laki jahat, tidak berprikemanusiaan, tega-teganya dia hanya memikirkan dirinya sendiri, gue benci benci sama lo, gue menyesal telah mengenal lo." Gebi melampiaskan rasa frustasinya, ternyata laki-laki yang selama ini dia kenal baik, lembut dan penuh perhatian itu hanyalah seorang laki-laki egois yang hanya memikirkan dirinya sendiri.
Gebi menangis sambil berl…
MENGEJAR CINTA MANTAN
Draft
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments