Belum waktunya istirahat sehingga anak-anak masih berada didalam kelas, Jefri menyusuri koridor taman kanak-kanak tersebut dan disetiap jendela kelas dia melongok untuk melihat apakah didalam kelas itu ada kedua putranya atau tidak, dan setelah lima kelas yang dia lalui dan tidak menemui keberadaan sang putra, dikelas yang keenam, meskipun hanya dari belakang Jefri bisa menganali kedua putra kembarnya, dan senyum laki-laki itu langsung merekah saat melihat buah hatinya yang selalu dia rindukan.
"Ahh putra-putraku, dady begitu merindukan kalian sayang, tidak sabar rasanya dady ingin memeluk kalian." gumamnya dengan suara yang hanya bisa didengar olehnya, "Dady ingin bersama kalian sepanjang waktu, menghabiskan masa-masa yang tidak pernah dady berikan kepada kalian." Jefri melanjutkan dengan mata yang tidak lepas menatap ke arah putranya.
Jefri memperhatikan Araz dan Ariz lebih dari setengah jam lamanya, tapi Jefri merasa tidak capek, sampai kemudian bell istirahat berbunyi.
Anak-anak tersebut keluar digiring oleh ibu guru mereka.
Jefri sudah tidak sabar untuk bertemu dan memeluk kedua buah hati kembarnya, dan begitu dilihatnya mereka keluar bersama dengan rombongan teman-temannya, Jefri membuka bibirnya memanggil, karna Ariz yang lebih dekat dengannya sehingga nama yang dia panggil adalah Ariz, "Arizzz."
Kompakan anak kembar itu menoleh ke arah sumber suara, mata Ariz langsung berbinar saat mengetahui kalau yang memanggilnya adalah Jefri.
"Om Jefliiiii." jerit sik bocah dan menyeruak diantara teman-temannya yang lain untuk mendekati Jefri dengan antusias.
Tentunya Araz tidak seantusias saudara kembarnya karna memang dia tidak terlalu menyukai ayah kandungnya itu, dia lebih condong pada Rico.
Jefri berjongkok dengan tangan direntangkan menyambut Ariz, dan Ariz langsung menubrukkan tubuhnya mungilnya pada tubuh ayah kandungnya yang besar dan kekar, Ari melingkarkan tangan mungilnya, tangan kecil itu tentu saja tidak sampai memeluk Jefri sepenuhnya.
"Putraku." batin Jef…
MENGEJAR CINTA MANTAN
KESEKOLAH ARAZ DAN ARIZ
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments