"Aliz bukanya mau maen game, tapi Aliz mua nelpon bik Siti." Ariz menjelaskan.
"Tuan muda mau menelpon siapa." tanya bik Siti dengan sabar.
"Bik Siti kepo, sini aja kasihin hpnya sama Aliz." nieh bocah benar-benar maksa dah.
Meskipun tidak tahu siapa yang akan ditelpon oleh Aliz, toh pada akhirnya bik Siti mengeluarkan ponselnya dari kantong bajunya.
Dan begitu melihat ponsel ARTnya yang merupakan ponsel keluaran zaman dulu, dua bocah kembar itu mengerutkan keningnya dengan mata fokus menatap tuh ponsel seolah-olah ponsel tersebut adalah mahluk langka yang baru mereka lihat.
"Ini tuan muda." bik Siti menyerahkan ponselnya kepada Ariz.
Ariz dengan ragu mengambilnya, bocah kecil itu bertanya, "Benelan ini bisa untuk dipakai nelpon bik Siti." tanyanya karna bocah itu terbiasa melihat ponsel mominya yang berukuran lumayan besar dan canggih, tidak seperti ponsel bik Siti yang kecil dan ketinggalan zaman, ya maklumlah, bik Sitikan udah tua juga, dia itu gak butuh ponsel canggih dengan fitur-fitur yang ada didalamnya, karna wanita itu membutuhkan ponsel untuk nelpon ke keluarganya kampung, itu saja tidak lebih, toh juga bik Siti tidak bisa yang namanya main instagram, tik tokan dan main fb.
"Bisa donk tuan muda, memangnya tuan muda mau menelpon siapa sieh." bik Siti masih penasaran.
"Ada aja." jawab Ariz mengambil ponsel yang disodorkan oleh bik Siti.
"Ahh tuan muda suka begitu, suka main rahasia-rahasiaan, bibikan jadi kepo."
Tanpa mengindahkan ucapan bik Siti, pria kecil itu mulai menyalin sejumlah angka yang ada dikertas ditangannya diponsel bik Siti, belum selesai Ariz mencatat semuanya, Araz mencoba untuk menghentikan saudara kembarnya itu, mengingat kalau sampai Ariz menelpon Jefri sudah pasti akan membuat momi mereka akan marah.
"Aliz jangan, nanti kalau momi malah sepelti waktu itu bagaimana, momi kalau malah menyeramkan, kayak kuntilanak, hihii, Alaz takut." Araz bergidik ngeri saat mengingat kemarahan mominya waktu itu.
Bik Siti menahan tawanya mendengar clotehan…
MENGEJAR CINTA MANTAN
MENELPON JEFRI
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments