"Ekhemmm." Rico yang tengah fokus menyetir berdehem untuk menarik perhatian Gebi yang seja tadi fokus menghadap ke arah depan, dan berhasil, deheman itu membuat Gebi ternyata menoleh ke arah Rico.
Rico dan Gebi duduk didepan, sedangkan Araz dan Ariz duduk dikurisi belakang, dua bocah kecil itu asyik dengan dunianya sendiri.
Gebi baru memperhatikan wajah Rico, wajah itu terlihat mengeras seperti tengah menahan amarah, "Kak Rico kenapa." tanya Gebi saat melihat wajah Rico.
Rico bukannya menjawab pertanyaan Gebi, dia malah berkata, "Geb, kamu jangan melupakan fakta kalau sik brengsek itu pernah mencampakkan kamu dimasa lalu, dia membiarkan kamu menderita sendirian sedangkan dia pergi begitu saja untuk menggapai impiannya, tidak ingatkah kamu akan hal itu Geb." Jefri berusaha memperingatkan tentang masa lalu yang pernah Gebi lalui hanya untuk membuat gadis itu tidak terlena oleh bujuk rayu Jefri, karna Rico bisa melihat dengan mata kepalanya sendiri saat Gebi dan Jefri berpegangan dan bicara didepan toilet dengan posisi yang begitu sangat berdekatan.
"Kak Rico tidak perlu memperingatkanku akan hal itu, kakak tidak perlu khawatir, bagaimana mungkin aku bisa melupakan perbuatan Jefri kepadaku dimasa lalu."
"Tapi kata-katamu dan sikapmu didepannya itu sangat berbeda Gebi, kamu seolah-olah sengaja membiarkan laki-laki itu mendekatimu."
"Apa maksud kak Rico." suara Gebi mulai meninggi.
"Kamu beneran bodoh atau bagaimana sieh Geb, kamu membiarkan sik brengsek itu memegang tanganmu, dan kamu pasrah begitu saja."
"Aku...itu..itu hanya..." Gebi tidak tahu harus mengatakan apa, karna apa yang dikatakan oleh Rico memang benar adanya, dia tidak hanya membiarkan Jefri memegang tangannya, tapi juga membiarkan laki-laki itu menciumnya dan itu tanpa paksaan, kalau Rico melihat hal tersebut, entah apa yang akan Rico katakan padanya, mungkin Rico akan mengatakan kalau dia adalah gadis murahan.
"Dan seharusnya kamu ingat Gebi, Jefri itu sudah punya istri, istrinya lagi hamil besar lagi,…
MENGEJAR CINTA MANTAN
BERTENGKAR
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments