Azan subuh mulai menggema pelan dari kejauhan. Nay mengintip ke arah Umar yang masih terlelap, lalu dengan hati-hati menyentuh bahunya.
"Bangun, sayang," bisiknya seraya tersenyum tipis,
"Kita harus mandi besar."
Kenangan malam semalam mengalir hangat dalam pikirannya, detik-detik pertama mereka sebagai suami istri yang penuh makna. Saat Nay duduk di depan cermin, tangannya lembut menyisir rambut lurus dan panjangnya yang mulai kering. Rasa bahagia mengembang dalam dada saat mengingat Umar yang malam ini akhirnya melihat wajahnya tanpa hijab. Umar, dengan mata penuh kasih, mengulurkan tangan menyentuh rambutnya yang harum,
"Akhirnya aku bisa melihat wajah cantikmu dengan jelas," ucapnya lembut, membuat Nay semakin tenggelam dalam hangat cinta itu.
Nay menunduk pelan, pipinya merona saat mendengar kata-kata Umar. Senyum malu-malu terlukis di bibirnya, sehangat sinar matahari yang menyelinap lewat jendela pagi itu. Tatapan suaminya yang penuh kasih membuat dada Nay berdebar, hangat mengalir hingga ke ujung jari. Namun, ada gugup halus menyelinap di dalam hati, perasaan yang selalu muncul tiap kali mendapat perhatian begitu tulus dari Umar.
“Aku pun beruntung punya suami sebaik kamu, Umar,” sahut Nay, suaranya lembut, disertai senyum paling tulus yang bisa ia berikan.
Dalam diam, ia berjanji menjaga cinta itu, mensyukuri setiap detik kebahagiaan yang Tuhan karuniakan pada mereka. Tiba-tiba, suara Umar terdengar, lirih tapi penuh perhatian.
“Kamu sudah mandi, sayang?”
Nay terpaku sejenak, seolah hendak terbang di udara. Panggilan itu sangat jarang terlontar, namun kali ini terasa seperti hadiah paling manis. Ia membalas dengan senyum hangat yang tak mudah hilang dari wajahnya sepanjang hari.
Nay menatap Umar yang masih tidur pulas di ranjang empuk itu. Dia menghela napas pelan, lalu berkata lirih,
"Sudah, Mas! Maaf, aku duluan sholat Subuh, ya. Kalau nungguin kamu, takut kelamaan. Aku harus siapkan sarapan buat Bapak Ibu."
Umar membuka mata perlahan, lalu…
ISTRI YANG DIPOLIGAMI
Bab 16
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 100 Episodes
Comments