Lukita mengantar Nay sampai di depan rumah dengan langkah pelan. Napas Nay terasa berat, tubuhnya penuh rasa lelah yang sulit disembunyikan. Namun, matanya segera tertumbuk pada sosok Bu Airin yang duduk termenung di teras. Kening wanita itu berkerut, tatapannya menusuk saat melihat wajah Nay yang sedikit pucat. Hening sejenak, Nay tahu kecemasan itu mulai menggerogoti hati Bu Airin lagi.
Dari balik pintu, tawa kecil putrinya terdengar riang, membelah senja yang mulai merangkak turun. Anak itu bermain dengan neneknya, ibu Nay, yang hampir setahun tinggal bersama mereka di rumah kecil itu. Kehadiran ibu seperti oase di padang gersang, meredakan kegelisahan Nay yang tak perlu lagi menitipkan putrinya ke tempat asing. Sebuah kelegaan kecil mengalir, menenangkan jiwa yang lelah.
Suami Nay duduk di ruang tamu, matanya serius saat berkata, "Kamu harus mulai mempekerjakan asisten rumah tangga. Aku nggak mau kamu terlalu capek, apalagi kandungan mu sudah delapan bulan." Nay mendengarkan dengan mata sedikit berkaca-kaca, tahu maksud baik suaminya, tapi dadanya sesak.
"Nay nggak mau cuma diam di rumah. Aku masih mau merasa berguna, paling nggak aku di yayasan," jawab Nay dengan suara pelan tapi tegas, tangannya menggenggam erat kain jilbabnya. Meski begitu, Nay sadar, mulai lusa tubuhnya sudah tak kuat lagi menanggung semua beban itu. Dia menghela napas panjang, membayangkan hari-hari mendatang yang akan dipenuhi cuti dan persiapan kelahiran anak kedua mereka. Namun, di balik semua itu, hati Nay tetap dipenuhi resah.
"Apa ini ujian dari Tuhan? Seberapa jauh aku bisa bertahan?" gumamnya dalam hati, tatapannya kosong menatap jendela yang memantulkan bayangan dirinya sendiri.
Nay menatap kosong ke arah Citra yang duduk tak jauh dari situ. Jantungnya berdetak tidak beraturan, seperti ada ribuan jarum menusuk dada setiap kali ingatan tentang Mas Umar muncul. Selama ini, ada keraguan yang terus bergaung di benaknya setiap kali melihat tingkah aneh Mas Umar tapi Nay berkeras mengus…
ISTRI YANG DIPOLIGAMI
Bab 36
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 100 Episodes
Comments
tina napitupulu
nyesak tak tertahankan...
2025-12-09
3