Bab 93

Airin duduk dengan senyum yang tak lepas dari bibirnya, matanya berbinar-binar setelah ijab kabul yang sah mengikat Umar sebagai suaminya. Tangan kecil Azril digenggamnya erat, sementara bocah itu berdiri gagah dalam jas rapi, seperti pangeran kecil yang baru saja dilantik. 

Azril melirik ibunya, lalu sesekali menatap Umar, seolah perlahan mulai menerima keduanya sebagai keluarganya yang baru. 

Di sekeliling mereka, keramaian pesta pernikahan bergema, tamu berdatangan satu per satu, tawa dan sapaan hangat mengisi ruangan hotel berbintang itu. Keluarga besar Umar dan Airin bergerak saling bertukar cerita, menyemarakkan malam yang terasa hangat penuh suka cita.

Sore itu, tempat berkumpul itu masih kosong tanpa jejak Nay. Sementara Nay sendiri sibuk di rumah, duduk tenang di depan cermin besar. Di sana, seorang perias aktris dengan cekatan mengoleskan bedak dan merapikan rambut Nay dari ujung kepala hingga ujung kaki. Kilau baru terpancar dari wajah Nay, seolah melukiskan babak baru dalam hidupnya. Di sisi lain, kedua anak Nay berdiri takjub memandangi bunda mereka. 

"Bunda cantik banget, ya," bisik salah satu di antara mereka, mata membesar penuh kekaguman. 

Mereka baru saja menyadari kalau ayah mereka, Umar, kini sudah menikah lagi. Tapi kehadiran Tuan Mukid membawa kehangatan yang perlahan meredam luka lama. Umar memang mulai jauh, tapi keakraban dengan Tuan Mukid yang sabar dan penuh perhatian menggantikan ruang kosong itu. 

Nay menarik napas lega, melihat kedua anaknya tersenyum, perlahan menerima perpisahan yang dulu ia takutkan bisa meretakkan hati mereka. Mungkin, pikir Nay, kedekatan anak-anaknya dengan dirinya kini lebih kuat daripada ikatan lama dengan Umar.

Tak lama kemudian, pintu rumah Nay terbuka lebar. Tuan Mukid melangkah masuk dengan setelan jas rapi yang warnanya senada dengan gaun pesta Nay. Senyum lembut terlukis di wajahnya, membuat penampilannya tampak seperti pengantin pria sejati. Kedua anak Nay langsung berlari menghampiri dengan suara r…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

tina napitupulu

tina napitupulu

kadang kebaikan orang lain membuat kita terperangkap akan tingkahnya..seperti kelakuan umar

2026-01-29

0

falea sezi

falea sezi

ibu mertua toxic untung uda cerai

2026-01-29

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!