Airin duduk dengan senyum yang tak lepas dari bibirnya, matanya berbinar-binar setelah ijab kabul yang sah mengikat Umar sebagai suaminya. Tangan kecil Azril digenggamnya erat, sementara bocah itu berdiri gagah dalam jas rapi, seperti pangeran kecil yang baru saja dilantik.
Azril melirik ibunya, lalu sesekali menatap Umar, seolah perlahan mulai menerima keduanya sebagai keluarganya yang baru.
Di sekeliling mereka, keramaian pesta pernikahan bergema, tamu berdatangan satu per satu, tawa dan sapaan hangat mengisi ruangan hotel berbintang itu. Keluarga besar Umar dan Airin bergerak saling bertukar cerita, menyemarakkan malam yang terasa hangat penuh suka cita.
Sore itu, tempat berkumpul itu masih kosong tanpa jejak Nay. Sementara Nay sendiri sibuk di rumah, duduk tenang di depan cermin besar. Di sana, seorang perias aktris dengan cekatan mengoleskan bedak dan merapikan rambut Nay dari ujung kepala hingga ujung kaki. Kilau baru terpancar dari wajah Nay, seolah melukiskan babak baru dalam hidupnya. Di sisi lain, kedua anak Nay berdiri takjub memandangi bunda mereka.
"Bunda cantik banget, ya," bisik salah satu di antara mereka, mata membesar penuh kekaguman.
Mereka baru saja menyadari kalau ayah mereka, Umar, kini sudah menikah lagi. Tapi kehadiran Tuan Mukid membawa kehangatan yang perlahan meredam luka lama. Umar memang mulai jauh, tapi keakraban dengan Tuan Mukid yang sabar dan penuh perhatian menggantikan ruang kosong itu.
Nay menarik napas lega, melihat kedua anaknya tersenyum, perlahan menerima perpisahan yang dulu ia takutkan bisa meretakkan hati mereka. Mungkin, pikir Nay, kedekatan anak-anaknya dengan dirinya kini lebih kuat daripada ikatan lama dengan Umar.
Tak lama kemudian, pintu rumah Nay terbuka lebar. Tuan Mukid melangkah masuk dengan setelan jas rapi yang warnanya senada dengan gaun pesta Nay. Senyum lembut terlukis di wajahnya, membuat penampilannya tampak seperti pengantin pria sejati. Kedua anak Nay langsung berlari menghampiri dengan suara r…
ISTRI YANG DIPOLIGAMI
Bab 93
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 100 Episodes
Comments
tina napitupulu
kadang kebaikan orang lain membuat kita terperangkap akan tingkahnya..seperti kelakuan umar
2026-01-29
0
falea sezi
ibu mertua toxic untung uda cerai
2026-01-29
0